BPBD DKI Pastikan Kepulauan Seribu Aman Pascagempa
- 12 Sep 2026 08:42 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Gempa M5,9 terjadi di Kepulauan Seribu pada Sabtu, 12 September 2026 pukul 04.23.56 WIB, dengan kedalaman 376 kilometer
- BPBD DKI menyatakan kondisi Kepulauan Seribu masih aman dan belum menerima laporan kerusakan akibat gempa
- BPBD DKI berkoordinasi dengan BMKG untuk memantau potensi gempa susulan serta mengimbau masyarakat mengikuti informasi resmi
RRI.CO.ID, Jakarta - Kepala Pelaksana BPBD Provinsi DKI Jakarta Marulitua Sijabat membenarkan peristiwa gempa berkekuatan 5,9 terjadi di wilayah Kepulauan Seribu, Sabtu, 12 September 2026, pagi. Gempa tersebut berpusat pada kedalaman 376 kilometer dan berjarak sekitar enam kilometer tenggara Kepulauan Seribu.
Marulitua mengatakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta terus berkoordinasi dengan Bupati Kepulauan Seribu serta jajaran BPBD setempat. Koordinasi dilakukan untuk memantau dampak gempa yang terjadi pada pukul 04.23.56 WIB tersebut.
Menurutnya, berdasarkan informasi yang diterima dari masyarakat, kondisi Kepulauan Seribu hingga saat ini masih aman. Ia juga memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami berdasarkan informasi yang diperoleh.
“Jajaran kami BPBD yang ada di Kepulauan Seribu untuk memonitor dampak terjadinya gempa tersebut. Namun, berdasarkan informasi yang kami peroleh, laporan dari masyarakat, memang saat ini masih dalam kondisi aman dan tidak berpotensi terjadinya tsunami,” ujarnya kepada RRI PRO3 di Jakarta, Sabtu, 12 September 2026.
Marulitua menjelaskan belum terdapat laporan kerusakan akibat gempa yang terjadi pada Sabtu pagi tersebut. Meski jarak episentrum relatif dekat, sumber gempa berada cukup dalam dengan kedalaman mencapai 376 kilometer.
BPBD DKI Jakarta juga tetap berkoordinasi dengan BMKG untuk memantau kemungkinan terjadinya gempa susulan. Marulitua mengatakan BPBD akan terus memberikan informasi kepada masyarakat mengenai langkah evakuasi apabila diperlukan.
“Kami tetap berkoordinasi dengan BMKG terkait dengan potensi-potensi apakah ada gempa susulan dan sebagainya. Kami tetap koordinasi dan kami tetap memberikan informasi juga kepada masyarakat bilamana ini terjadi dan bagaimana mengevakuasi diri,” katanya.
Marulitua mengimbau masyarakat tetap waspada dan mengantisipasi kemungkinan gempa berikutnya dengan mengikuti informasi resmi. Masyarakat diminta selalu mendengarkan informasi BPBD dan BMKG terkait langkah antisipasi menghadapi potensi gempa.
“Kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan juga mengantisipasi dan mendengarkan selalu informasi dari BPBD dan BMKG. Terkait dengan langkah antisipasi bilamana terjadi gempa berikutnya,” ucap Marulitua.
Sebelumnya, Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,9 terjadi di wilayah Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, Sabtu, 12 September 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa terjadi pukul 04.23.56 WIB.
BMKG mencatat pusat gempa berada pada koordinat 5,81 derajat Lintang Selatan dan 106,56 derajat Bujur Timur. Pusat gempa berada sekitar enam kilometer tenggara Kepulauan Seribu dengan kedalaman 376 kilometer.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....