Sambut Hari Jantung Sedunia, BAZNAS Ajak 90 Lansia Senam dan Edukasi Kesehatan

  • 11 Sep 2026 03:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Yogyakarta menggelar senam dan edukasi kesehatan bagi 90 lansia di Dusun Bibis, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
  • Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan Pantai Glagah, Rabu, 9 September 2026, dalam rangka menyambut Hari Jantung Sedunia.
  • Kegiatan ini digelar melalui program Omah Cegah Demensia (OCD) dengan menggandeng Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia (YBW UII).

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Yogyakarta menggelar senam dan edukasi kesehatan bagi 90 lansia di Dusun Bibis, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan Pantai Glagah, Rabu, 9 September 2026, dalam rangka menyambut Hari Jantung Sedunia.

Kegiatan ini digelar melalui program Omah Cegah Demensia (OCD) dengan menggandeng Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia (YBW UII). Para lansia mengikuti senam bersama, pemeriksaan tekanan darah, penimbangan berat badan, serta berbagai permainan.

Selain aktivitas fisik, peserta mendapatkan edukasi kesehatan bertema “Golden Hour setelah Serangan Jantung”. Materi tersebut membahas pentingnya mengenali kondisi darurat dan segera memberikan pertolongan ketika terjadi serangan jantung.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat. Lansia menjadi salah satu kelompok yang mendapat perhatian melalui edukasi dan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin agar lansia tidak hanya mendapatkan layanan kesehatan, tetapi juga memiliki pengetahuan yang dapat membantu mereka menjaga kesehatan sehari-hari. Edukasi kesehatan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran lansia dalam menjaga kondisi tubuh,” ujar Idy dalam keterangan tertulis.

Idy menilai edukasi kesehatan perlu dilakukan secara berkelanjutan agar lansia dan keluarga lebih siap menghadapi kondisi darurat. Pengetahuan mengenai gejala serangan jantung dan pentingnya segera mencari pertolongan dapat membantu mengurangi risiko kondisi yang lebih berat.

Ia berharap pengetahuan yang diperoleh para peserta dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Lansia juga diharapkan semakin aktif bergerak, menjaga pola hidup sehat, dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Rumah Sehat BAZNAS merupakan program layanan kesehatan terpadu tanpa biaya yang ditujukan kepada mustahik di Indonesia. Layanan tersebut mengedepankan pendekatan humanis dan profesional dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Hingga saat ini, RSB terus memperluas jangkauan layanan kesehatan melalui 33 unit yang telah beroperasi. Selain itu, terdapat lima unit yang masih dalam pembangunan dan dua layanan kesehatan bergerak yang telah menjangkau 342.799 penerima manfaat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....