Kementerian PU Percepat Jembatan Pulau Laut, Progres Capai 11,3 Persen
- 04 Sep 2026 22:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian Pekerjaan Umum mempercepat pembangunan Jembatan Pulau Laut di Kalimantan Selatan dengan progres saat ini mencapai 11,3 persen.
- Jembatan Pulau Laut menghubungkan kawasan Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, dengan Pulau Laut, Kabupaten Kotabaru untuk mengatasi tantangan geografis berupa perairan.
- Pembangunan Jembatan Pulau Laut ditargetkan selesai pada tahun 2028 sebagai bagian dari akselerasi infrastruktur konektivitas regional.
RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan Jembatan Pulau Laut di Kalimantan Selatan. Pembangunan jembatan tersebut saat ini telah mencapai progres sekitar 11,3 persen dan ditargetkan rampung 2028.
Jembatan Pulau Laut ini menghubungkan kawasan Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, dengan Pulau Laut, Kabupaten Kotabaru. Konektivitas kedua wilayah tersebut selama ini menghadapi tantangan geografis berupa perairan.
Kementerian PU melalui Direktorat Jenderal Bina Marga mendukung pembangunan bentang utama dan sebagian jembatan pendekat. Total panjang bagian jembatan yang mendapat dukungan tersebut mencapai 1.052,75 meter.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pembangunan jalan dan jembatan berperan strategis memperkuat konektivitas antarkawasan. Menurutnya infrastruktur tersebut juga mendukung mobilitas masyarakat dan membuka akses menuju pusat-pusat pertumbuhan ekonomi.
“Pembangunan infrastruktur dasar, khususnya jalan dan jembatan, merupakan fondasi penting dalam mendorong pemerataan pembangunan. Konektivitas yang baik memperlancar distribusi logistik, meningkatkan akses layanan dasar, serta memperkuat integrasi wilayah menghadapi tantangan geografis,” kata Menteri Dody dalam keterangan tertulis, Jumat, 4 September 2026.
Selain jembatan, dukungan infrastruktur mencakup rencana pelebaran jalan menuju jalan nasional sepanjang 0,83 meter. Pembangunan juga mencakup jalan akses pendekat pada sisi Pulau Kalimantan dan Pulau Laut.
Pembangunan Jembatan Pulau Laut ini menggunakan skema tahun jamak untuk periode 2025 hingga 2028. Penandatanganan kontrak pembangunan jembatan tersebut telah dilakukan pada 22 Desember 2025.
Untuk total alokasi anggaran pembangunan jembatan mencapai sekitar Rp5,25 triliun dari pemerintah pusat dan daerah. Kementerian PU memberikan dukungan anggaran sekitar Rp3 triliun melalui skema multiyears hingga 2028.
Menteri Dody berharap konektivitas yang semakin baik dapat meningkatkan efisiensi pergerakan orang dan barang. Ia juga berharap infrastruktur tersebut memberikan manfaat nyata serta mendorong pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru.
“Dengan konektivitas yang semakin baik, kita berharap pergerakan orang dan barang menjadi lebih efisien. Pada akhirnya, infrastruktur ini harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendorong munculnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru,” ujarnya.
Kementerian PU bersama pemerintah daerah akan memastikan pembangunan berjalan sesuai target dengan memperhatikan kualitas dan keselamatan kerja. Jembatan Pulau Laut diharapkan memperkuat konektivitas serta mendukung pemerataan pembangunan di Kalimantan Selatan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....