Raungan Mesin Pesawat C-17 Globemaster Amerika Bikin Warga Bandung Geger

  • 01 Sep 2026 17:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Masyarakat Indonesia dihebohkan atas raungan mesin pesawat angkut militer Boeing C-17 Globemaster III milik Angkatan Udara Amerika Serikat (US Air Force).
  • Pesawat dengan bobot kotor mencapai sekitar 265,3 ton tersebut, kemudian kembali meninggalkan Bandara Husein Sastranegara sekitar pukul 21.00 WIB.
  • Wali Kota Bandung Muhammad Farhan membenarkan, keberadaan pesawat militer tersebut di Bandara Husein Sastranegara. Farhan mengungkap, adanya rencana latihan militer gabungan sebanyak 17 negara di wilayah Kabupaten Bandung.

RRI.CO.ID, Jakarta - Masyarakat Indonesia dihebohkan atas raungan mesin pesawat angkut militer Boeing C-17 Globemaster III milik Angkatan Udara Amerika Serikat (US Air Force). Pesawat tersebut, dikabarkan mendarat di Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin, 31 Agustus 2026 malam.

Pesawat dengan bobot kotor mencapai sekitar 265,3 ton tersebut, kemudian kembali meninggalkan Bandara Husein Sastranegara sekitar pukul 21.00 WIB. Kedatangan dan keberangkatan pesawat itu pun menjadi perhatian, karena C-17 Globemaster III merupakan pesawat angkut strategis yang digunakan untuk berbagai kebutuhan militer.

Merespons hal itu, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan membenarkan, keberadaan pesawat militer tersebut di Bandara Husein Sastranegara. Farhan mengungkap, adanya rencana latihan militer gabungan sebanyak 17 negara di wilayah Kabupaten Bandung.

"Karena di Kabupaten Bandung akan digelar latihan militer gabungan antara TNI dengan beberapa negara sahabat. Kalau tidak salah ada 17 negara, ada Australia, Inggris, Jepang kalau tidak salah, ada juga salah satunya Amerika," kata Farhan dalam keterangannya saat dikonfirmasi wartawan, Selasa, 1 September 2026.

Menurutnya, bandara tersebut memang memiliki fungsi sebagai salah satu pangkalan logistik yang dapat digunakan untuk mendukung kegiatan penerbangan militer. "Husein itu menjadi pangkalan logistik untuk Angkatan Udara, di sana ada CN-295, Hercules C-130, dan Airbus A400M," ucap Farhan

Farhan juga menduga, kedatangan C-17 Globemaster III berkaitan dengan kerja sama antara Indonesia dan Amerika Serikat. "Jadi mungkin ada kerja sama dengan Amerika. Globemaster itu untuk memastikan latihan, latihan logistik," ujar Farhan.

Lalu, Farhan juga menilai, Bandara Husein Sastranegara masih memiliki landasan yang memadai untuk menerima pesawat angkut militer berukuran besar. Landasan pacu bandara tersebut memiliki panjang sekitar 2.400 meter.

"Cukup. Panjangnya 2.400 meter, tapi bisa untuk Globemaster," kata Farhan. Ia kemudian melontarkan candaan, terkait kemampuan landasan pacu Bandara Husein untuk menerima berbagai jenis pesawat militer

Diketahui, kehadiran pesawat berukuran besar tersebut sempat menarik perhatian warga setempat. Karena suara mesinnya, terdengar lebih keras dibandingkan pesawat komersial yang biasa beroperasi di bandara tersebut.

Video pendaratan C-17 Globemaster III di Bandara Husein Sastranegara diunggah oleh akun Instagram @bdospotters_ng. Berdasarkan keterangan unggahan tersebut, pesawat militer AS itu sebelumnya melakukan penerbangan dari Palembang.

Berdasarkan spesifikasi yang dipublikasikan US Air Force, C-17 Globemaster III dapat digunakan untuk mengangkut berbagai kebutuhan dalam operasi militer. Pesawat tersebut, antara lain dirancang untuk membawa logistik, peralatan, hingga personel dan pasukan penerjun udara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....