Perumda Tirta Patriot Bekasi akan Ubah Teknologi Pengolahan dan Sumber Air Baku

  • 25 Agt 2026 22:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Langkah ini dilakukan mengingat air Kali Bekasi selaku sumber air baku perusahaan air milik Pemkot Bekasi tersebut kerap tercemar.
  • Dengan perubahan tersebut air baku bisa diolah dalam kondisi apapun.

RRI.CO.ID, Kota Bekasi- Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Patriot Kota Bekasi berencana merubah sistem atau teknologi pengolahan air baku. Langkah ini dilakukan mengingat air Kali Bekasi selaku sumber air baku perusahaan air milik Pemkot Bekasi tersebut kerap tercemar.

Direktur Utama Perumda Tirta Patriot, Ali Imam Faryadi berharap dengan perubahan tersebut air baku bisa diolah dalam kondisi apapun. Sehingga hasil produksi air kepada pelanggan atau masyarakat tetap memenuhi standar Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes).

Ia menjelaskan, teknologi atau sistem pengolahan air seperti ini sudah mulai diterapkan oleh beberapa Perusahan Daerah Air Minum (PDAM). Salah satunya oleh PAM Jaya milik DKI Jakarta.

"Kami telah menugaskan tim teknis untuk mengkaji teknologi atau sistem mana yang paling pas digunakan. Sesuai dengan kondisi bahan baku air miliki Perumda Tirta Patriot," katanya, Selasa, 25 Agustus 2026.

Ali Imam menjelaskan, bahwa kondisi air Kali Bekasi yang kerap tercemar memang berdampak pada distribusi air kepada pelanggan. Sehingga diperlukan solusi permanen agar distribusi air tidak mengalami gangguan.

Ia mengatakan, solusi permanen yang dalam waktu dekat akan direalisasikan yaitu mengganti sumber air baku. Yakni dari Kali Bekasi ke Kalimalang.

"Kita sedang melakukan relokasi intake SPAM Teluk Buyung yang direncanakan selesai Oktober 2026. Jadi nantinya air baku kita yang awalnya ambil dari Kali Bekasi kita ganti ke Kalimalang," katanya.

Sementara untuk penggantian sistem pengolahan air baku, saat ini masih dalam kajian. Dan nantinya akan diberlakukan untuk daerah atau wilayah yang air bakunya tidak bisa diganti.

"Jadi untuk cabang yang air bakunya tetap dari Kali Bekasi kita akan kaji untuk mengubah sistem pengolahannya. Seperti Pondok Ungu misalnya, itu sampai kapanpun hanya bisa pakai Kali Bekasi maka kita pikirkan ganti sistem pengolahannya," ujarnya, mengakhiri pembicaraan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....