Menteri PU Siapkan Solusi Air Bersih dan Pengamanan Pantai Pulau Palue

  • 25 Agt 2026 13:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Penanganan abrasi dan pembangunan infrastruktur tangguh disiapkan untuk memperkuat pemulihan Pulau Palue pascagempa
  • Menteri PU menyiapkan survei geolistrik untuk mencari potensi sumber air tanah bagi masyarakat Pulau Palue
  • Kementerian PU membuka peluang teknologi desalinasi melalui BRIN untuk menambah pasokan air bersih masyarakat

RRI.CO.ID, Jakarta – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyiapkan solusi pemenuhan air bersih masyarakat Pulau Palue, Kabupaten Sikka, NTT. Menurutnya, langkah tersebut menjadi prioritas setelah meninjau sejumlah infrastruktur terdampak gempa di wilayah tersebut.

Dody menginstruksikan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Nusa Tenggara II melakukan survei geolistrik. Menurutnya, survei tersebut dilakukan untuk memetakan potensi sumber air tanah yang dapat dimanfaatkan masyarakat Pulau Palue.

Ia mengatakan jika sumber air memadai, Kementerian PU akan mengambilnya melalui sumur bor untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Air tersebut selanjutnya akan melalui proses filtrasi sebelum dimanfaatkan sebagai sumber air bersih.

“Saya juga kemarin dengar bahwa di Palue ini kekurangan air bersih. Makanya kemarin saya sudah minta tolong teman-teman dari balai sungai untuk ke sini untuk melakukan geolistrik dulu,” kata Menteri Dody dalam keterangan tertulis yang dikutip, Selasa, 25 Agustus 2026.

Selain sumber air tanah, Kementerian PU juga membuka peluang penggunaan teknologi desalinasi melalui kerja sama BRIN. Teknologi tersebut diharapkan dapat menambah pasokan air bersih bagi masyarakat Pulau Palue.

Menteri Dody juga meminta Direktorat Jenderal Cipta Karya mengirimkan tim air bersih dari Jakarta. “Sehingga kemudian bapak/ibu yang berada di Pulau Palue ini bisa mendapatkan air bersih,” ujarnya.

Kementerian PU juga menyiapkan penanganan abrasi yang berpotensi mengancam fasilitas masyarakat. Rencana tersebut mencakup pembangunan tanggul pengaman pantai untuk melindungi kantor kecamatan dan kawasan sekitarnya.

“Semalam memang sudah disampaikan Ibu Dansatgas Kabupaten Sikka, yang juga Kadis PUPR, memang butuh tanggul penahan pantai. Secepatnya kita akan lakukan desain supaya bisa abrasi bisa tertahan dan tidak merusak kantor kecamatan dan seterusnya,” kata Dody.

Pemulihan infrastruktur juga diarahkan menggunakan konstruksi yang lebih tangguh menghadapi ancaman bencana. Masyarakat lokal akan dilibatkan dalam pekerjaan yang dapat dilaksanakan melalui pola padat karya.

Menurut Dody, pelibatan masyarakat menjadi bagian upaya membangun kembali Pulau Palue dengan kondisi lebih kuat. Ia berharap pembangunan tersebut dapat meningkatkan ketangguhan infrastruktur sekaligus mendukung pemulihan masyarakat terdampak gempa.

Menteri Dody menegaskan pemerintah pusat memastikan pemulihan masyarakat Pulau Palue tetap menjadi perhatian. Ia juga menyatakan akan memantau pelaksanaan program pemerintah agar berjalan sesuai waktu yang ditetapkan.

“Saya tegaskan sekali lagi bahwa pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo Subianto tidak mungkin melupakan masyarakatnya. Mungkin saya akan sering-sering ke sini dan memastikan apapun yang kami programkan bisa dikerjakan dengan waktu yang sudah ditetapkan,” ucap Menteeri PU tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....