Pemkab Bekasi Dorong Penguatan Peran Komite di Bekasi
- 25 Agt 2026 07:08 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Keberadaan komite sekolah tidak boleh hanya menjadi pelengkap dalam penyelenggaraan pendidikan.
- Komite memiliki peran penting dalam melakukan monitoring dan controlling terhadap berbagai kegiatan di satuan pendidikan.
RRI.CO.ID, Kabupaten Bekasi- Bekasi mendorong penguatan peran komite sekolah sebagai mitra strategis dalam meningkatkan kualitas tata kelola pendidikan. Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja.
Ia menyampaikan di depan Forum Komite Sekolah Mandiri Kabupaten Bekasi (FKSMKB). Yang saat itu tengah beraudiensi di kantornya pada, Senin, 24 Agustus 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Asep menyambut baik pembentukan FKSMKB yang rencananya akan dideklarasikan pada 22 September 2026. Ia juga memastikan akan hadir dalam deklarasi tersebut sebagai bentuk dukungan Pemkab Bekasi terhadap penguatan kelembagaan komite sekolah.
“Alhamdulillah, saya kedatangan teman-teman dari Forum Komite Sekolah Mandiri Kabupaten Bekasi. Insya Allah tanggal 22 September akan dideklarasikan dan saya akan hadir dalam deklarasi itu,” katanya, dalam keterangan persnya, Selasa, 25 Agustus 2026.
Menurutnya, keberadaan komite sekolah tidak boleh hanya menjadi pelengkap dalam penyelenggaraan pendidikan. Komite memiliki peran penting dalam melakukan monitoring dan controlling terhadap berbagai kegiatan di satuan pendidikan.
Pihaknya menghimbau seluruh kepala sekolah di semua jenjang satuan pendidikan bisa membangun kerjasama yang baik dengan komite sekolah. Sinergi tersebut dinilai penting agar proses belajar mengajar serta tata kelola sekolah dapat berjalan secara optimal.
“Komite sebagai monitoring dan controlling kegiatan-kegiatan di sekolah, bukan hanya sebagai pelengkap. Kuncinya adalah kerja sama,” katanya.
Asep juga menyoroti pentingnya keterlibatan komite dalam pembahasan program dan perencanaan anggaran sekolah. Menurutnya, komite perlu dilibatkan secara aktif sehingga pengelolaan pendidikan dapat berlangsung secara transparan dan akuntabel.
Ia meminta FKSMKB mendata satuan pendidikan yang belum menjalin kerja sama secara optimal dengan komite sekolah. Data tersebut nantinya dapat menjadi bahan evaluasi bagi Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui perangkat daerah terkait.
“Saya ingin kedepannya dicatat sekolah-sekolah mana saja yang memang tidak bekerja sama dengan teman-teman komite. Supaya nanti ada teguran dari kepala dinas untuk mendukung berjalannya pembelajaran,” katanya.
Sementara itu, Ketua FKSMKB, Marzuki mengatakan, tujuan dibentuknya FKSMKB yaitu memperbaiki tata kelola pendidikan. Sehingga lebih transparan kedepannya.
“Tujuannya membangun pendidikan yang transparan di Kabupaten Bekasi. Sehingga komite yang notabene merupakan perwakilan dari orang tua bisa terakomodir keperluannya di satuan pendidikan masing-masing,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....