BAZNAS Salurkan 48.000 Liter Air Bersih Terdampak Kekeringan di Kulon Progo

  • 24 Agt 2026 04:27 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Bantuan disalurkan secara bertahap untuk memastikan kebutuhan air masyarakat terpenuhi.
  • BAZNAS RI bersama BAZNAS Kabupaten Kulon Progo menyalurkan 48.000 liter air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
  • Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengatakan kekeringan membuat sebagian warga kesulitan memperoleh air untuk kebutuhan sehari-hari

RRI.CO.ID, Kulon Progo - BAZNAS RI bersama BAZNAS Kabupaten Kulon Progo menyalurkan 48.000 liter air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Bantuan disalurkan secara bertahap untuk memastikan kebutuhan air masyarakat terpenuhi.

Penyaluran air bersih dilakukan pada Rabu, 19 Agustus 2026 di sejumlah wilayah terdampak kekeringan. Lokasi distribusi meliputi Desa Sekaro dan Giripurwo, Kecamatan Girimulyo, serta Dusun Krikil dan sejumlah wilayah lain di Kabupaten Kulon Progo.

Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengatakan kekeringan membuat sebagian warga kesulitan memperoleh air untuk kebutuhan sehari-hari. Kondisi tersebut mendorong BAZNAS segera menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak.

"Tim BAZNAS Tanggap Bencana hadir membantu warga yang kesulitan mendapatkan air bersih. Kami menyalurkan air langsung ke wilayah yang membutuhkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama kekeringan," ujar Sodik.

Sodik menegaskan BAZNAS RI bersama BAZNAS daerah akan terus memantau kebutuhan air bersih di wilayah terdampak. Pemantauan dilakukan agar distribusi bantuan dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan pemetaan kebutuhan di lapangan. Langkah tersebut diharapkan memastikan manfaat zakat dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.

Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Kulon Progo, Sugiyanta S.Pdi., mengatakan kekeringan membuat sebagian warga harus mencari sumber air yang lokasinya semakin jauh. Kondisi tersebut menambah beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"BAZNAS ingin memastikan masyarakat tidak menghadapi kesulitan air bersih sendirian. Kami hadir bersama BAZNAS RI untuk membantu memenuhi kebutuhan warga di wilayah yang sumber airnya mulai sulit didapat," ujar Sugiyanta.

Sugiyanta menambahkan BAZNAS Kabupaten Kulon Progo terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memetakan wilayah yang membutuhkan bantuan air bersih. Pemetaan dilakukan agar distribusi dapat dilakukan secara tepat sasaran.

Sebelumnya, BAZNAS RI telah menyalurkan 1,5 juta liter air bersih kepada masyarakat di 72 desa, 46 kecamatan, dan 14 kabupaten yang tersebar di enam provinsi. BAZNAS juga menyediakan akses air bersih melalui pembangunan sumur bor di 37 lokasi.

BAZNAS memastikan bantuan air bersih akan terus diberikan sesuai perkembangan kondisi kekeringan di berbagai daerah. Upaya tersebut menjadi bagian dari respons kemanusiaan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar sekaligus meringankan dampak kekeringan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....