BAZNAS Dirikan Dapur Umum untuk Penuhi Kebutuhan Korban Gempa NTT
- 24 Agt 2026 00:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- BAZNAS RI melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) mendirikan dapur umum untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
- Dapur umum tersebut berada di Pondok Pesantren Pancasila, Desa Mata Air, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai Barat.
- Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, mengatakan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat menjadi prioritas dalam penanganan bencana.
RRI.CO.ID, Jakarta - BAZNAS RI melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) mendirikan dapur umum untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Dapur umum tersebut berada di Pondok Pesantren Pancasila, Desa Mata Air, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai Barat.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, mengatakan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat menjadi prioritas dalam penanganan bencana. Menurutnya, ketersediaan pangan harus dipastikan selama warga masih berada dalam kondisi darurat.
"Dapur umum sudah mulai beroperasi untuk memproduksi makanan bagi masyarakat di pengungsian. Operasionalnya dibantu relawan dan warga setempat agar pelayanan kepada para pengungsi dapat berjalan cepat," ujar Idy dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa, 18 Agustus 2026.
Idy mengatakan keterlibatan warga setempat dapat mempercepat pelayanan kepada para pengungsi. Langkah tersebut sekaligus memperkuat koordinasi dalam proses penyaluran bantuan di wilayah terdampak.
Jumlah makanan yang diproduksi melalui dapur umum akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Penyesuaian dilakukan agar bantuan pangan dapat diberikan secara tepat sasaran sesuai kondisi di lapangan.
"Yang paling penting adalah memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. BAZNAS juga terus mengerahkan berbagai upaya untuk memastikan masyarakat terdampak mendapatkan bantuan yang dibutuhkan selama masa tanggap bencana," kata Idy.
BAZNAS menyebut pemenuhan kebutuhan pangan menjadi bagian dari respons kemanusiaan pascagempa. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga yang masih menghadapi situasi darurat.
Idy menegaskan BAZNAS akan terus memantau perkembangan kondisi masyarakat terdampak gempa. Pemantauan diperlukan agar bantuan yang disalurkan tetap sesuai dengan kebutuhan warga di lapangan.
"BAZNAS sangat prihatin atas musibah yang terjadi di NTT. Kami berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat terdampak bencana hingga masa pemulihan," ujar Idy.
Selain mendirikan dapur umum, BAZNAS terus mengerahkan berbagai upaya untuk membantu masyarakat terdampak gempa. Respons tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan kebutuhan warga selama masa tanggap darurat.
BAZNAS mengajak masyarakat turut membantu korban gempa di NTT melalui penyaluran sedekah bencana. Bantuan dapat disalurkan melalui kanal resmi BAZNAS untuk mendukung pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....