Pelni Ambon Buka Layanan Pengiriman Bantuan Kemanusiaan Gempa NTT
- 23 Agt 2026 06:29 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pelni Cabang Ambon, Maluku, membuka layanan pengiriman bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui jaringan transportasi laut.
- Kepala Cabang PT Pelni (Persero) Ambon Robbie Ahmansyah mengatakan jaringan pelayaran Pelni dapat dimanfaatkan untuk mempercepat mobilisasi bantuan ke wilayah kepulauan yang terdampak bencana.
- Masyarakat di Ambon yang ingin menyalurkan bantuan dapat menyerahkannya melalui kantor cabang Pelni untuk kemudian dikirim secara bertahap.
RRI.CO.ID, Ambon - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Ambon, Maluku, membuka layanan pengiriman bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui jaringan transportasi laut. Kepala Cabang PT Pelni (Persero) Ambon Robbie Ahmansyah mengatakan jaringan pelayaran Pelni dapat dimanfaatkan untuk mempercepat mobilisasi bantuan ke wilayah kepulauan yang terdampak bencana.
"Kami mendukung penuh langkah perusahaan dalam membantu percepatan penyaluran bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak bencana di NTT. Sebagai perusahaan pelayaran nasional, kami memiliki tanggung jawab untuk memastikan konektivitas laut tetap dapat dimanfaatkan secara optimal dalam situasi darurat seperti ini," ujar Robbie di Ambon, Sabtu 22 Agustus 2026.
Ia mengatakan masyarakat di Ambon yang ingin menyalurkan bantuan dapat menyerahkannya melalui kantor cabang Pelni untuk kemudian dikirim secara bertahap. Menurutnya, distribusi bantuan melalui jalur laut menjadi salah satu pilihan penting mengingat karakteristik wilayah NTT yang terdiri atas banyak pulau dan membutuhkan konektivitas antarpulau.
Robbie memastikan pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan proses pengangkutan bantuan berlangsung aman dan tertib. Tentu dengan tetap memperhatikan keselamatan pelayaran.
"Kami akan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait agar proses pengangkutan dan distribusi bantuan dapat berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran, dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan serta keandalan operasional pelayaran," katanya.
Dukungan pengiriman bantuan tersebut saat ini telah dilakukan melalui sejumlah kapal penumpang yang melayani rute NTT. Tahap awal pengiriman diberangkatkan dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, pada Minggu (16/8) malam menggunakan KM Tidar.
Kapal tersebut membawa sekitar 200 koli bantuan kemanusiaan menuju Pelabuhan Lorens Say, Maumere. Bantuan tiba di Maumere pada Kamis (20/8) pagi.
Bantuan tersebut terdiri atas berbagai kebutuhan masyarakat terdampak bencana. Di antaranya beras, minyak goreng, popok bayi, biskuit, kebutuhan pokok, serta logistik lainnya.
Dalam pelayaran menuju Maumere, KM Tidar juga mengangkut bantuan dari sejumlah pihak sehingga total bantuan yang tiba di wilayah tersebut mencapai ratusan koli. Robbie menjelaskan pemanfaatan jaringan pelayaran reguler memungkinkan bantuan dikirim tanpa harus menunggu pengoperasian jalur khusus.
Dengan demikian, distribusi bantuan dapat menyesuaikan jadwal kapal dan pelabuhan singgah yang tersedia. Selain KM Tidar, Pelni juga menyiapkan sejumlah armada yang melayani wilayah NTT, antara lain KM Bukit Siguntang, KM Lambelu, KM Tilongkabila, KM Wilis, dan KM Awu.
"Pengangkutan bantuan selanjutnya akan disesuaikan dengan jadwal pelayaran reguler serta pelabuhan singgah masing-masing kapal," ujarnya. Untuk memastikan kelancaran distribusi, Pelni juga melakukan koordinasi dengan para pemangku kepentingan di pelabuhan, termasuk Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Pelindo, serta pihak operasional pelabuhan sesuai wilayah dan kebutuhan.
Robbie menegaskan dukungan tersebut merupakan bagian dari upaya Pelni memanfaatkan konektivitas laut untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Khususnya, di wilayah kepulauan yang menghadapi tantangan akses transportasi saat terjadi bencana.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....