KAI Commuter Salurkan Beasiswa Rp17 Juta lewat Kejuaraan Skate

  • 22 Agt 2026 22:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • PT KAI Commuter menyalurkan bantuan pendidikan melalui ajang kejuaraan seluncur papan Commuter Skate Games.
  • Perusahaan menyediakan total hadiah sebesar Rp17 juta beserta beasiswa program CSR bagi para peseluncur muda berkategori khusus.
  • Perhelatan olahraga perkotaan ini bertujuan mengedukasi etika bertransportasi publik kepada generasi penerus sejak usia dini.

RRI.CO.ID, Jakarta - PT KAI Commuter menyalurkan beasiswa pembinaan bakat olahraga melalui kejuaraan seluncur papan. Perusahaan transportasi tersebut menyiapkan total hadiah senilai Rp17 juta dalam ajang Commuter Skate Games.

Ratusan peseluncur muda memadati Kawasan Fly Over Slipi Skatepark Jakarta pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Kegiatan sosial ini memadukan aksi olahraga dengan misi Corporate Social Responsibility (CSR) milik KAI Commuter.

Corporate Secretary Vice President KAI Commuter Karina Amanda memberikan penjelasan resmi mengenai kejuaraan tersebut. Inisiatif olahraga ini dirancang guna mempererat hubungan korporasi transportasi massal dengan komunitas budaya jalanan.

"Nah, dalam ajang ini kita menyiapkan juga hadiah yang menarik, total hadiah sebesar Rp17 juta dan juga untuk beberapa tambahan kategori seperti fair play salah satunya ya, kita menjalankan bagian dari program Corporate Social Responsibility-nya KAI Commuter dengan penyediaan beasiswa untuk kategori-kategori tertentu," ujar Corporate Secretary Vice President KAI Commuter Karina Amanda.

Karina menegaskan komitmen perusahaan dalam mengarahkan energi generasi penerus menuju berbagai kegiatan produktif perkotaan. Perhelatan tahunan tersebut sekaligus menjadi sarana edukasi pengenalan sistem transportasi publik kepada anak-anak sekolah.

"Sehingga kami berharap Commuter Skate Games dapat memberi ruang bagi para skateboarder dari kalangan anak sekolah untuk berpartisipasi dalam satu event serta membangun kedekatan brand KAI Commuter dengan ekosistem komunitas street culture khususnya dari kalangan skateboarder anak-anak sekolah," ujar Karina.

Ia menjelaskan bahwa penanaman etika bertransportasi massal dapat dilakukan sejak dini melalui pendekatan interaktif. Antusiasme tinggi para peserta mendorong pihak manajemen untuk mempertimbangkan kelanjutan kompetisi pada masa mendatang.

"Harapannya tentunya satu, kita happy menjadi bagian dari komunitas, khususnya pecinta skateboard. Dan, kita juga senang banget akhirnya bisa memperkenalkan layanan transportasi publik, mengedukasi apa sih itu KAI Commuter kepada seluruh masyarakat tidak hanya yang usia produktif ya, tapi juga kepada anak-anak sejak usia dini," kata Karina.

Public Relation Manager KAI Commuter Leza Arlan turut menyoroti peranan strategis arena olahraga tersebut. Keterbatasan fasilitas bermain memadai menjadikan area Slipi sebagai rujukan utama tempat berkumpul komunitas skater.

"Di Jakarta adanya di sini, salah satunya ya," ucap Leza Arlan.

Peserta Kategori Advance Queennara Ayra Darmawan rela menempuh perjalanan jauh demi mengikuti ajang bergengsi ini. Peseluncur asal Jawa Barat tersebut berniat menguji kemampuan tekniknya bertanding menghadapi lawan daerah lain.

"Pasupati X-Park, di Bandung," kata Peserta Kategori Advance Queennara Ayra Darmawan saat ditanya lokasi latihannya.

Peserta asal SMP Negeri 40 Bendungan Hilir Aksan Dhafa Ibrahim mengapresiasi kemudahan pendaftaran perlombaan. Proses administrasi yang sangat praktis membuka peluang luas bagi para siswa sekolah untuk berpartisipasi.

"Saya awalnya lagi lihat WA, terus lihat status teman nih ada yang ikut lomba di KAI Commuter. Enggak lama aku ambil kartu pelajar, aku daftar," kata Aksan.

Pemanfaatan ruang publik secara produktif dinilai mampu melahirkan bibit atlet muda berprestasi masa depan. Kolaborasi korporasi bersama komunitas diharapkan terus berlanjut guna membangun ekosistem kota yang lebih dinamis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....