Akomodir Sejumlah Proyek Strategis, Pemkot Bekasi Ajukan Perubahan APBD
- 21 Agt 2026 08:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Upaya ini dilakukan agar sejumlah proyek strategis bisa terakomodir dan dilaksanakan pada tahun 2026 ini.
- Proyek tersebut antara lain Flyover Bulak Kapal dan juga pengadaan lahan untuk Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).
RRI.CO.ID, Kota Bekasi - Pemkot Bekasi telah mengajukan perubahan APBD Kota Bekasi Tahun Anggaran 2026 ke DPRD Kota Bekasi. Upaya ini dilakukan agar sejumlah proyek strategis bisa terakomodir dan dilaksanakan pada tahun 2026 ini.
Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe mengatakan, ada sejumlah proyek strategis yang diajukan dalam perubahan APBD. Salah satunya pembangunan Flyover Bulak Kapal dan juga pengadaan lahan untuk Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).
"Pada APBD Perubahan kali ini ada beberapa proyek yang akan masuk. Seperti Flyover Bulak Kapal dan pengadaan lahan untuk PSEL," katanya, usai menghadiri rapat paripurna di DPRD Kota Bekasi, Kamis, 20 Agustus 2026.
Bobihoe juga mengatakan, sejumlah anggaran juga akan dikoreksi pada perubahan APBD kali ini. Terutama untuk mata anggaran yang tidak bersifat urgen dan bukan prioritas.
"Tentunya ada beberapa pos atau mata anggaran belanja yang kita koreksi sebagai bagian dari efisiensi. Terutama untuk mata anggaran yang bukan prioritas," katanya.
Secara garis besar, ia menyebut bahwa perubahan APBD akan membuat besaran APBD mengalami kenaikan. Dari tadinya Rp6,7 triliun menjadi Rp7 triliun.
"Kenaikannya bisa mencapai sekitar lima belas persen. Jadi dari Rp6,7 triliun bisa sampai Rp7 triliun," ujarnya.
Pemkot Bekasi secara resmi telah mengajukan perubahan APBD Tahun 2026 kepada DPRD Kota Bekasi, Kamis, 20 Agustus 2026. Pengajuan tersebut ditandai dengan penyampaian Rancangan Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara (Rancangan KUA-PPAS) Perubahan Tahun 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....