Meriahkan HUT Ke-81 RI, 103 Siswa SMA Labschool Bintaro Ikuti LALINJU

  • 18 Agt 2026 07:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Sebanyak 103 siswa SMA Labstar mengikuti Lomba Lintas Juang (LALINJU) 2026 dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
  • LALINJU merupakan tradisi tahunan Labschool yang mengusung nilai perjuangan, patriotisme, kebersamaan, dan kepemimpinan.
  • LALINJU menjadi momentum pembentukan karakter, disiplin, kebersamaan, dan tanggung jawab siswa.

RRI.CO.ID, Jakarta - Sebanyak 103 siswa SMA Labschool Bintaro (Labstar) mengikuti Lomba Lintas Juang (LALINJU) 2026. Lomba ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin, 17 Agustus 2026.

LALINJU merupakan tradisi tahunan sekolah Labschool yang digelar setiap 17 Agustus. Kegiatan ini menjadi bagian dari budaya sekolah sekaligus sarana menanamkan nilai perjuangan, patriotisme, kebersamaan, dan kepemimpinan kepada para siswa.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata menjadi lokasi apel sekaligus titik keberangkatan peserta LALINJU dari seluruh cabang Labschool di Jakarta. Sementara titik finis berada di masing-masing sekolah, sehingga jarak tempuh setiap cabang berbeda.

Khusus SMA Labstar, para peserta harus menempuh jarak sekitar 17 kilometer dengan berlari dari TMP Kalibata menuju sekolah. Kepala Sekolah SMA Labstar, Dede Supriatna, mengatakan LALINJU tahun ini merupakan keikutsertaan kedua sekolahnya. Kegiatan tersebut merupakan program Labschool Pusat.

"LALINJU tahun ini, SMA Labstar diwakili oleh 103 siswa sebagai peserta. Dengan tema 'Bergerak Bersama, Kobarkan Semangat Juang dan Patriotisme untuk Indonesia', kegiatan ini menjadi momentum untuk mengobarkan semangat kebersamaan dan tanggung jawab siswa," kata Dede di Jakarta, Senin, 17 Agustus 2026.

Dede menuturkan, mengingat jarak tempuh yang mencapai 17 kilometer, pihak sekolah melakukan persiapan sejak sekitar dua bulan sebelumnya. Namun, persiapan secara intensif dilakukan selama dua pekan, terutama dalam aspek fisik dan kesehatan siswa.

"Ini merupakan tahun kedua kami mengikuti LALINJU. Mengingat jarak tempuh yang cukup jauh, yakni 17 kilometer, kami mempersiapkan siswa sekitar dua bulan, tetapi secara intensif selama dua minggu, baik secara fisik maupun kesehatan," ujarnya.

Selain menguji ketahanan fisik, LALINJU juga menjadi bagian dari proses pembentukan karakter dan kepemimpinan siswa. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, kepengurusan Majelis Perwakilan Kelas (MPK) dan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) juga mendapat perhatian.

Dede menjelaskan, anggota MPK dipilih melalui perwakilan kelas. Sementara kepengurusan OSIS juga melalui mekanisme pemilihan yang berlaku di lingkungan sekolah.

Salah seorang peserta LALINJU, Lisa, mengaku senang dapat menyelesaikan perjalanan sejauh 17 kilometer hingga garis finis tanpa hambatan. "17 kilometer bukan jarak tempuh yang pendek, namun kami dapat menyelesaikannya tanpa hambatan apa pun. Ini karena kebersamaan, semangat proklamasi, dan dukungan orang tua kami," kata Lisa.

Ziarah ke Makam Bung Hatta

Perjalanan LALINJU tidak hanya diisi dengan aktivitas fisik. Para siswa juga melakukan ziarah dan penghormatan kepada salah satu Proklamator Kemerdekaan RI, Mohammad Hatta atau Bung Hatta, yang dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan.

Lokasi makam Bung Hatta yang berada tidak jauh dari SMA Labstar menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian perjalanan. Para peserta melakukan ziarah dan pembacaan doa sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan bangsa.

Setelah ziarah, perjalanan kembali dilanjutkan menuju SMA Labstar. Setibanya di sekolah, para peserta, khususnya anggota MPK dan OSIS, disambut meriah oleh teman-teman seangkatan.

Rangkaian LALINJU 2026 kemudian ditutup dengan prosesi pelantikan pengurus MPK dan OSIS. Prosesi ditandai dengan penyerahan panji, penyiraman bunga, formasi simbolis, serta pengenaan jas MPK dan OSIS sebagai tanda dimulainya masa kepengurusan baru.

Melalui LALINJU, SMA Labstar tidak hanya mengajak siswa mengenang perjuangan para pendahulu bangsa. Namun, juga menerjemahkan semangat kemerdekaan dalam bentuk kedisiplinan, ketangguhan, kebersamaan, dan tanggung jawab sebagai generasi penerus Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....