Gempa Guncang NTT, Human Initiative Kirim Bantuan Darurat untuk Warga Nagekeo

  • 17 Agt 2026 22:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Gempa bumi magnitudo 7,7 terjadi di Nusa Tenggara Timur pada Sabtu, 15 Agustus 2026, dengan pusat gempa sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, pada kedalaman 15 kilometer.
  • BMKG telah mencabut peringatan dini tsunami dan aktivitas gempa susulan menunjukkan tren penurunan.
  • Masyarakat di sejumlah wilayah masih memerlukan dukungan untuk memenuhi kebutuhan dasar selama periode tanggap darurat.

RRI.CO.ID, Nagekeo - Gempa bumi Magnitudo 7,7 mengguncang Nusa Tenggara Timur pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Pusat gempa berada sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, dengan kedalaman 15 kilometer.

BMKG telah mencabut peringatan dini tsunami dan aktivitas gempa susulan mulai berkurang. Meski demikian, masyarakat di sejumlah wilayah masih membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan dasar selama masa tanggap darurat.

Setelah menempuh perjalanan dari Jakarta, tim Human Initiative tiba di NTT pada Minggu pagi, 16 Agustus 2026. Tim langsung melakukan kaji cepat untuk melihat kondisi dan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.

Selanjutnya, tim menyalurkan bantuan darurat bagi penyintas gempa di Mbay 1, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo. Tim menyalurkan bantuan berupa kebutuhan pangan, air minum, serta perlengkapan rumah tangga dan kebersihan.

Bantuan tersebut mencakup mi instan, air minum, minyak goreng, susu, kecap, garam, sabun cuci, dan sikat gigi. Selain memenuhi kebutuhan sehari hari, bantuan ini membantu masyarakat menjalani masa tanggap darurat di posko.

Salah satu penerima bantuan menyampaikan rasa syukurnya atas dukungan yang diterima. “Terima kasih kepada para donatur dan Human Initiative atas bantuan yang diberikan. Alhamdulillah, bantuan ini menjadi berkah dan rahmat bagi kami,” ujarnya.

Sementara itu, Human Initiative menyiapkan respons di tiga wilayah prioritas berdasarkan hasil pemantauan tim. Wilayah tersebut mencakup Manggarai dan Manggarai Timur, Nagekeo sebagai wilayah episentrum gempa, serta Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.

Selanjutnya, tim akan melakukan kaji cepat di tiga desa prioritas dan menyalurkan kebutuhan dasar seperti terpal, selimut, matras, hygiene kit, dan sembako. Selain itu, tim juga menyiapkan dukungan akses komunikasi darurat melalui Starlink sesuai kebutuhan di lapangan.

Kebersamaan membuat setiap langkah lebih berarti. Saat masyarakat, donatur, relawan, organisasi kemanusiaan, dan berbagai pihak bergerak bersama,

Dukungan dapat menjangkau lebih banyak keluarga yang membutuhkan. Mari memperluas dampak kebaikan dan berkolaborasi untuk mendukung masyarakat terdampak gempa melalui solusipeduli.org.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....