HUT Ke-81 RI di Bekasi, Bendera Merah Putih Raksasa Berkibar di Atap Stadion Patriot

  • 17 Agt 2026 12:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Aksi tersebut diprakarsai sejumlah komunitas rope acces yang tergabung dalam Pekerja Industri Ketinggian Indonesia (PIKI).
  • Adapun prosesi pengibaran bendera melibatkan 50 orang relawan yang terbagi di masing-masing posisi.

RRI.CO.ID, Bekasi – Peringatan HUT Ke-81 di Kota Bekasi, Jawa Barat, diwarnai pengibaran bendera merah putih raksasa di atap Stadion Patriot. Aksi tersebut diprakarsai sejumlah komunitas rope access yang tergabung dalam Pekerja Industri Ketinggian Indonesia (PIKI).

Pengibaran bendera berukuran 60 x 40 meter itu juga dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi. Misalnya Asisten Daerah I, Dinar Faisal Badar, dan Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Prihadi Santoso.

Penanggung jawab kegiatan, Era Rahma Nugrahanti, mengatakan pengibaran bendera raksasa sengaja dilakukan di atas Stadion Patriot. Tujuannya supaya menimbulkan kesan mendalam bagi warga Bekasi, mengingat ini merupakan aksi yang tidak biasa.

“Kami menggelar sesuatu yang ekstrem karena ingin meninggalkan kesan mendalam,” ujarnya, Senin 17 Agustus 2026. “Sesuatu yang ekstrem pasti menimbulkan kebanggaan dan kami ingin Kota Bekasi memiliki suatu kebanggaan untuk generasi selanjutnya.”

Era mengatakan persiapan pengibaran bendera tersebut dilakukan selama empat hari. Penyelenggara juga tidak menggelar gladi bersih untuk mencegah kerusakan, mengingat benderanya hanya ada satu unit.

Prosesi pengibaran bendera melibatkan 50 relawan yang sudah ditetapkan masing-masing posisinya. “Ini adalah pengibaran pertama dan Alhamdulillah langsung jadi,” katanya.

Era mengaku bangga bisa melaksanakan kegiatan tersebut karena bisa ikut berkontribusi dalam peringatan HUT Ke-81 RI. Kegiatan ini juga didukung Pemkot Bekasi serta Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Bekasi.

Asda I Kota Bekasi, Dinar Faisal Badar, mengungkapkan alasan Pemkot Bekasi mendukung kegiatan tersebut. “Jarang sekali ada komunitas yang bisa hadir mengikuti kegiatan upacara formal dengan atraksi unik,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....