53 Orang Meninggal akibat Gempa NTT, 135 Luka-luka
- 16 Agt 2026 18:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- BNPB melaporkan sebanyak 53 orang meninggal dunia akibat gempa bumi yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).
- Selain korban meninggal dunia, BNPB mencatat 135 orang mengalami luka-luka dan saat ini mendapat perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan.
RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sebanyak 53 orang meninggal dunia akibat gempa bumi yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Selain itu, 135 orang dilaporkan mengalami luka-luka.
Deputi Bidang Pencegahan BNPB Abdul Muhari mengatakan, puluhan korban meninggal dunia tersebar di sejumlah kabupaten terdampak gempa. Ia menyampaikan duka cita pemerintah atas meninggalnya para korban dalam bencana tersebut.
"Total kami mencatat 53 jiwa meninggal dunia dengan rincian, Kabupaten Manggarai Barat satu jiwa, Kabupaten Manggarai Timur 20 jiwa, Kabupaten Manggarai 25 jiwa. Kemudian, Nagekeo satu jiwa, Sikka empat jiwa, Ende dua jiwa," ujar Abdul Muhari dalam konferensi pers, Minggu 16 Agustus 2026.
Ia juga mendoakan para korban serta menyampaikan simpati kepada keluarga yang ditinggalkan. "Sekali lagi, atas pemerintah, tentu saja kita mendoakan yang terbaik untuk para korban dan simpati yang mendalam pada keluarga yang ditinggalkan," katanya.
Selain korban meninggal dunia, BNPB mencatat 135 orang mengalami luka-luka dan saat ini mendapat perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan. "Untuk korban luka yang saat ini sedang dirawat di puskesmas terdekat, total berjumlah 135 jiwa," ujar Abdul Muhari.
Rinciannya, sebanyak 12 orang luka-luka berada di Kabupaten Sikka. Di Kabupaten Manggarai terdapat 17 orang luka berat dan 20 orang luka ringan.
Kemudian di Kabupaten Manggarai Timur tercatat 21 orang mengalami luka berat dan 109 orang luka ringan. Sementara di Kabupaten Manggarai Barat terdapat enam orang yang mengalami luka berat.
BNPB masih melakukan pendataan dan pemutakhiran informasi terkait dampak gempa. Termasuk kondisi korban serta kerusakan bangunan di sejumlah wilayah terdampak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....