Korem 051 Wijayakarta Sulap Ruang Nongkrong di Depok Jadi Kampung Pancasila
- 15 Agt 2026 10:55 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Korem 051 Wijayakarta mengubah ruang nongkrong warga di RW 03, Kelurahan Depok Jaya, menjadi ruang kreatif dan produktif melalui Kampung Pancasila.
- Kampung Pancasila menjadi sarana penanaman nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan, khususnya bagi generasi muda.
- Kampung Pancasila diharapkan menjadi bagian dari upaya menyiapkan generasi muda tangguh dan berkarakter menuju Indonesia Emas 2045.
RRI.CO.ID, Depok - Ruang terbuka yang sebelumnya hanya dimanfaatkan warga untuk nongkrong dan transit kini disulap menjadi ruang kreatif dan produktif melalui Kampung Pancasila di RW 03, Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok. Inisiatif tersebut dilakukan Korem 051 Wijayakarta bersama warga dalam rangka menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia.
Kampung Pancasila tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga dimanfaatkan untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan. Sekaligus, mendorong kemandirian dan jiwa kewirausahaan generasi muda.
Babinsa Kelurahan Depok Jaya, Koramil 01, Sertu TNI Awan Juliansyah mengatakan, keberadaan Kampung Pancasila menjadi ruang nyata untuk membentuk karakter masyarakat, khususnya generasi muda.
"Berlokasi di RW 03, Kelurahan Depok Jaya, Kampung Pancasila menjadi ruang nyata untuk membentuk karakter masyarakat, terutama generasi muda. Sehingga, mereka tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, berintegritas, dan memiliki wawasan kebangsaan," kata Sertu Awan, Sabtu, 15 Agustus 2026.
Menurut dia, penanaman nilai-nilai Pancasila dilakukan sejak usia dini. Edukasi juga menyasar lingkungan posyandu dengan memberikan pemahaman mengenai nilai kebaikan dan kebersamaan kepada para ibu.
Sementara di lingkungan PAUD, personel Korem 051 Wijayakarta turut berperan sebagai guru pendamping. Anak-anak diajak mengenal Pancasila dan wawasan kebangsaan melalui metode yang menyenangkan.
Salah satunya dengan menyampaikan cerita tentang perjuangan para pahlawan yang dipadukan dengan kegiatan menggambar. Cara tersebut diharapkan membuat anak-anak lebih mudah memahami nilai kebangsaan sejak usia dini.
Selain pendidikan karakter, Kampung Pancasila juga diarahkan sebagai ruang produktif bagi generasi muda. Berbagai kegiatan yang memiliki potensi ekonomi dikembangkan di lokasi tersebut.
"Di tempat ini, mereka dapat berinteraksi, belajar, sekaligus mengembangkan potensi kewirausahaan. Mulai dari budidaya magot, kolam peternakan ikan, hingga bank sampah," ujar Sertu Awan.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana bagi anak muda untuk belajar mengelola lingkungan dan mengembangkan peluang ekonomi. Pengelolaan sampah, budidaya magot, dan peternakan ikan diperkenalkan sebagai aktivitas produktif yang dapat dikembangkan lebih lanjut.
Sertu Awan berharap ruang produktif tersebut dapat menjadi salah satu cara mencegah generasi muda terjerumus dalam berbagai perilaku negatif. Sehingga,mereka tidak mudah terjerumus dalam tawuran, penyalahgunaan narkoba, maupun berbagai perilaku negatif lainnya.
Warga Depok mengapresiasi pengembangan Kampung Pancasila tersebut. Salah seorang warga Depok Jaya, Bagus Fajar, menilai pembentukan karakter generasi muda dapat dilakukan melalui pendekatan yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari.
"Ruang kreatif yang dekat dengan kehidupan anak muda dapat menjadi sarana menanamkan nilai kebangsaan, sekaligus membangun kemandirian dan jiwa kewirausahaan," katanya.
Ia berharap gerakan tersebut terus dikembangkan dari lingkungan masyarakat. Serta, menjadi bagian dari upaya menyiapkan generasi muda yang memiliki karakter kuat.
"Dari lingkungan kecil, nilai-nilai Pancasila ditanamkan untuk menyiapkan generasi muda yang tangguh dan berkarakter, menuju Indonesia Emas 2045," kata Bagus menandaskan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....