KMP Putri Yasmin Terbakar di Perairan Selat Lombok

  • 12 Agt 2026 10:43 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin mengalami kebakaran pada Rabu 12 Agustus 2026 pukul 03.30 Wita saat melintasi perairan Selat Lombok.
  • Kapal tersebut beroperasi pada rute pelayaran dari Pelabuhan Padangbai, Bali, menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat.
  • Insiden kebakaran kapal telah dikonfirmasi oleh Humas SAR Mataram, I Gusti Lanang Wiswananda.

RRI.CO.ID, Lombok Barat — Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin dilaporkan mengalami kebakaran saat melintasi perairan Selat Lombok, Rabu 12 Agustus 2026. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 03.30 Wita.

Kapal tersebut memiliki rute pelayaran dari Pelabuhan Padangbai, Bali, menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat. Informasi mengenai insiden itu dibenarkan Humas SAR Mataram, I Gusti Lanang Wiswananda.

Konfirmasi tersebut disampaikan ketika pihaknya dimintai keterangan terkait laporan kebakaran KMP Putri Yasmin pada Rabu pagi. “Iya,” kata Lanang saat dikonfirmasi mengenai informasi kebakaran kapal tersebut.

Berdasarkan informasi sementara yang dihimpun, proses penyelamatan dan evakuasi penumpang dilakukan setelah api dilaporkan muncul di kapal. Pertolongan juga datang dari KMP Port Link 2 yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

Kapal tersebut dilaporkan ikut membantu proses evakuasi terhadap penumpang KMP Putri Yasmin. Informasi keberadaan KMP Port Link 2 di sekitar lokasi disampaikan salah seorang penumpangnya, Juni Arta.

Kehadiran kapal lain di sekitar titik kejadian menjadi bagian penting dalam upaya penanganan awal insiden tersebut. Meski demikian, hingga pukul 07.23 Wita, belum terdapat keterangan resmi mengenai jumlah penumpang yang berada di dalam KMP Putri Yasmin.

Begitu pula dengan penyebab munculnya api maupun kondisi terkini kapal belum dapat dipastikan. Informasi mengenai situasi kapal masih menunggu laporan resmi dari petugas yang berada di lapangan.

KMP Putri Yasmin diketahui merupakan salah satu armada yang melayani lintasan penyeberangan Padangbai-Lembar. Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, kapal tersebut memiliki kapasitas hingga 220 penumpang.

Insiden ini menjadi perhatian karena jalur Padangbai-Lembar merupakan salah satu lintasan penyeberangan yang menghubungkan Bali dan Pulau Lombok. Hingga berita ini disusun, belum ada informasi resmi mengenai jumlah penumpang, korban, kondisi kapal, serta penyebab kebakaran.

Petugas SAR, KSOP, dan pihak operator kapal masih menjadi sumber yang dinantikan untuk memastikan perkembangan penanganan insiden tersebut. “Kami masih menunggu informasi lengkap dari petugas terkait kondisi di lokasi,” katanya menegaskan.

Perkembangan penanganan KMP Putri Yasmin, termasuk kondisi penumpang dan kapal, masih dalam pemantauan. “Informasi selanjutnya akan disampaikan setelah data di lapangan terkonfirmasi,” katanya mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....