Penambangan Sekolah Rakyat di Banten, selesai Tahun Depan

  • 11 Agt 2026 03:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pemprov Banten menargetkan dua Sekolah Rakyat di Pandeglang dan Lebak rampung pada 31 Mei 2027.
  • Pembangunan menggunakan skema bangunan baru dengan pendanaan langsung melalui APBN.
  • Program sekolah gratis swasta telah menjangkau 60.500 siswa pada tahun pertama dan diperkirakan mencapai sekitar 120 ribu penerima tahun ini.

RRI.CO.ID, Tangerang - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menargetkan pembangunan dua Sekolah Rakyat di Banten selesai pada 31 Mei 2027. Kedua Sekolah Rakyat tersebut berlokasi di Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak sebagai gelombang pertama.

Pembangunan dua Sekolah Rakyat gelombang pertama menggunakan skema bangunan baru yang dikerjakan Kementerian Pekerjaan Umum. Anggaran pembangunan infrastruktur pendidikan baru tersebut bersumber langsung dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

Dua lokasi bangunan baru berada di Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang dan Kecamatan Pangarangan, Kabupaten Lebak. Lokasi di Cadasari berdiri di atas lahan seluas 10 hektare untuk pembangunan Sekolah Rakyat tersebut.

Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan perkembangan pembangunan infrastruktur pendidikan tersebut pada Senin, 10 Agustus 2026. Pemprov Banten menyebut pembangunan tersebut merupakan bagian dari gelombang pertama program Sekolah Rakyat di wilayahnya.

"Perkembangan pembangunan infrastruktur pendidikan baru ini didanai langsung melalui APBN," ujarnya, Senin 10 Agustus 2026.

Andra Soni mengaitkan pembangunan Sekolah Rakyat dengan upaya pemerintah mengurangi angka putus sekolah di Banten. Pemprov Banten mengusulkan titik pembangunan berikutnya untuk memenuhi arahan Presiden Prabowo Subianto di setiap kabupaten dan kota.

"Progres pembangunan dari dua unit penunjang program pendidikan tersebut. Lalu dipercepat agar bisa segera membantu pengentasan angka putus sekolah di Banten," ucapnya.

Usulan pembangunan berikutnya mencakup Kota Tangerang, dua titik Kabupaten Tangerang, serta tambahan satu titik Kabupaten Pandeglang. Usulan tersebut menjadi bagian dari rencana penambahan lokasi Sekolah Rakyat pada tahap berikutnya.

Andra Soni mengatakan program sekolah gratis swasta telah menjangkau 60.500 siswa pada tahun pertama. Jumlah penerima manfaat tersebut menjadi dasar perhitungan akumulasi penerima program sekolah gratis di Banten.

"Selain Sekolah Rakyat, sesuai kewenangan masing-masing kabupaten dan kota, kami terus berkoordinasi untuk meminimalkan angka putus sekolah. Salah satu program pemerintah provinsi adalah sekolah gratis di sekolah swasta," ujar Andra di Tangerang.

Andra Soni menjelaskan program sekolah gratis tersebut dilaksanakan melalui sekolah swasta di Provinsi Banten. Penerima manfaat program tersebut berasal dari sekolah swasta yang mengikuti program pemerintah provinsi di Banten.

"Insyaallah dengan jumlah yang sama. Jadi di tahun ini mungkin sudah menembus angka sekitar 120 ribuan," katanya.

Pemerintah Provinsi Banten mengandalkan Sekolah Rakyat bersama sekolah gratis swasta untuk mengurangi angka putus sekolah. Andra Soni menilai keberadaan Sekolah Rakyat akan memperkuat upaya pengentasan putus sekolah tersebut di Banten.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....