BAZNAS RI dan UPZ IKA UNPAD Dorong Pemberdayaan Mahasiswa Berbasis Masjid

  • 10 Agt 2026 16:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA UNPAD) memperkuat pemberdayaan mahasiswa berbasis masjid.
  • Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mengembangkan Masjid Raya UNPAD sebagai ruang aktivitas, pembelajaran, dan penguatan ekonomi mahasiswa.
  • Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid menyambut baik rencana pengembangan Masjid Raya UNPAD tersebut

RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA UNPAD) memperkuat pemberdayaan mahasiswa berbasis masjid. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mengembangkan Masjid Raya UNPAD sebagai ruang aktivitas, pembelajaran, dan penguatan ekonomi mahasiswa.

Pengembangan tersebut mencakup Student Center, perpustakaan umum, serta area kuliner yang menghadirkan ZCorner, ZCoffee, dan ZChicken. Rencana itu mengemuka dalam audiensi BAZNAS RI dan UPZ BAZNAS IKA UNPAD di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin, 10 Agustus 2026.

Audiensi dihadiri Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid, Deputi I Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan BAZNAS RI Mohamad Arifin Purwakananta, serta Ketua UPZ IKA UNPAD Agus Santoso. Hadir pula Ketua Harian UPZ IKA UNPAD Kusnandar bersama sejumlah pejabat dan pengelola program BAZNAS RI.

Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid menyambut baik rencana pengembangan Masjid Raya UNPAD tersebut. Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut dapat memperluas fungsi masjid sekaligus mendorong pemberdayaan mahasiswa, khususnya dari kalangan mustahik.

“Kami melihat rencana pengembangan Masjid Raya UNPAD sebagai sesuatu yang strategis,” ujar Sodik. “Mahasiswa dapat memanfaatkan ruang tersebut untuk belajar sekaligus mengenal dan mengembangkan kegiatan kewirausahaan,” ucapnya.

Sodik juga melihat peluang pengembangan pemberdayaan ekonomi melalui BAZNAS Microfinance Masjid (BMM) di Masjid Raya UNPAD. Program tersebut dinilai dapat memperkuat aktivitas ekonomi berbasis masjid sekaligus mendukung agenda pemberdayaan BAZNAS.

“Insya Allah, nantinya bisa ada BAZNAS Microfinance Masjid atau BMM di masjid tersebut untuk lebih menguatkan pemberdayaan ekonomi,” katanya. “Inisiatif ini juga sejalan dengan 13 program unggulan BAZNAS,” ujarnya.

Selain pengembangan fasilitas dan pemberdayaan ekonomi, Sodik mengapresiasi UPZ IKA UNPAD yang telah menghadirkan program beasiswa bagi mahasiswa. Ia berharap program tersebut dapat menjadi inspirasi bagi lahirnya UPZ di lingkungan ikatan alumni perguruan tinggi di berbagai daerah.

“Kami berharap konsep ini dapat menjadi contoh pemberdayaan mahasiswa berbasis masjid di lingkungan perguruan tinggi,” ujar Sodik. “UPZ IKA UNPAD berpotensi menjadi pionir karena inisiatif seperti ini belum banyak dikembangkan oleh UPZ alumni perguruan tinggi lainnya,” katanya.

Ketua UPZ IKA UNPAD Agus Santoso menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS RI atas dukungan terhadap berbagai program yang dijalankan UPZ IKA UNPAD. Salah satu program yang tengah dikembangkan adalah optimalisasi Masjid Raya UNPAD sebagai pusat aktivitas mahasiswa dan masyarakat.

“Lokasi Masjid Raya UNPAD berada di area ramai dan menjadi jalur keluar-masuk kampus,” ujar Agus. “Fasilitas tersebut berpotensi dimanfaatkan tidak hanya oleh mahasiswa UNPAD, tetapi juga masyarakat dari luar kampus,” ucapnya.

Menurut Agus, pengembangan fasilitas tersebut juga diarahkan untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan mahasiswa dan masyarakat. Mahasiswa nantinya dapat belajar, mengikuti magang, sekaligus terlibat dalam kegiatan usaha yang dikembangkan di sekitar masjid.

“Tujuannya adalah menumbuhkan jiwa kewirausahaan mahasiswa dan masyarakat,” katanya. “Mahasiswa nantinya dapat belajar, magang, sekaligus terlibat dalam kegiatan usaha yang dikembangkan di sekitar masjid,” ujarnya.

Pengembangan Masjid Raya UNPAD diharapkan dapat menghadirkan ekosistem pemberdayaan yang mengintegrasikan fungsi ibadah, pendidikan, sosial, dan ekonomi. Kolaborasi BAZNAS RI dan UPZ IKA UNPAD juga menjadi upaya memperluas manfaat zakat bagi mahasiswa dan masyarakat.

Turut hadir dalam audiensi tersebut Staf Khusus Ketua BAZNAS RI Hadi Gumilar, Direktur Pengumpulan Badan Negara BAZNAS RI Faisal Qosim, serta Komite Program Idzma Mahayattika, Anggraini Karmanita, dan Hesty Farida. Kehadiran berbagai unsur tersebut memperkuat koordinasi dalam pengembangan program pemberdayaan mahasiswa berbasis masjid.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....