Penerima Beasiswa BAZNAS Raih 30 Prestasi Nasional dan Internasional

  • 06 Agt 2026 13:06 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Penerima manfaat Beasiswa Cendekia Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Gilang Arya Mahmudi, berhasil menorehkan sekitar 30 prestasi pada kompetisi esai dan karya tulis ilmiah tingkat nasional hingga internasional.
  • Mahasiswa S1 Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Jember itu menjadi salah satu contoh keberhasilan program beasiswa dalam mencetak generasi berprestasi.
  • Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, Idy Muzayyad, mengapresiasi capaian yang diraih penerima manfaat Beasiswa Cendekia BAZNAS.

RRI.CO.ID, Jakarta - Penerima manfaat Beasiswa Cendekia Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Gilang Arya Mahmudi, berhasil menorehkan sekitar 30 prestasi pada kompetisi esai dan karya tulis ilmiah tingkat nasional hingga internasional. Mahasiswa S1 Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Jember itu menjadi salah satu contoh keberhasilan program beasiswa dalam mencetak generasi berprestasi.

Prestasi yang diraih Gilang mencakup berbagai ajang bergengsi di bidang akademik. Di antaranya Juara 1 Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional (LKTIN) SAFE SKIM Politeknik Negeri Jember, Juara 1 Essay Nasional Public Health Festival IV, Juara 1 National Essay Competition Law in Action Universitas Jember, serta Juara 2 Essay International AIPNEMA Student Innovation.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, Idy Muzayyad, mengapresiasi capaian yang diraih penerima manfaat Beasiswa Cendekia BAZNAS. Menurutnya, prestasi tersebut membuktikan bahwa dana zakat mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan.

“Alhamdulillah, Beasiswa Cendekia BAZNAS kembali melahirkan prestasi yang membanggakan. Keberhasilan Gilang meraih sekitar 30 prestasi di tingkat nasional hingga internasional menunjukkan zakat yang ditunaikan para muzaki telah memberikan dampak nyata,” ujar Idy dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis, 6 Agustus 2026.

Idy menegaskan BAZNAS akan terus memperkuat Program Beasiswa Cendekia sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari keluarga prasejahtera. Menurutnya, pendidikan merupakan investasi jangka panjang untuk melahirkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

“Inilah esensi zakat, yakni menghadirkan kebermanfaatan yang berkelanjutan. Kami memandang pendidikan sebagai investasi jangka panjang dalam membangun generasi unggul,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para muzaki yang terus mempercayakan zakatnya kepada BAZNAS. Dukungan tersebut dinilai menjadi faktor penting dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu.

Sementara itu, Gilang Arya Mahmudi mengaku bersyukur atas kesempatan yang diberikan melalui Beasiswa Cendekia BAZNAS. Menurutnya, bantuan tersebut tidak hanya meringankan biaya pendidikan, tetapi juga memotivasi dirinya untuk terus berprestasi.

Gilang mengungkapkan perjalanan meraih prestasi tidak selalu berjalan mudah. Keterbatasan biaya dan tingginya persaingan dalam berbagai kompetisi menjadi tantangan yang harus dihadapi selama menempuh pendidikan.

“Terima kasih kepada BAZNAS yang telah memberikan dukungan hingga mampu mengantarkan saya meraih berbagai prestasi. Dukungan ini membuat saya semakin yakin bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti berkarya,” ujar Gilang.

Ia menambahkan pembinaan soft skills yang diberikan para mentor BAZNAS turut meningkatkan rasa percaya diri dalam mengikuti berbagai kompetisi ilmiah. Gilang berharap prestasi yang diraihnya dapat menginspirasi mahasiswa lain untuk terus belajar, berkarya, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....