Lima Gempa Guncang Indonesia dalam Sejam, Ini Rinciannya
- 02 Agt 2026 23:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- BMKG mencatat lima gempa bumi mengguncang berbagai wilayah Indonesia pada Minggu 2 Agustus 2026 antara pukul 21.17 WIB hingga 22.18 WIB.
- Gempa terjadi di lima lokasi berbeda: Mbay (Nusa Tenggara Timur), Sarmi dan Nabire (Papua), Pariaman (Sumatra Barat), serta Halmahera Timur (Maluku Utara).
- Magnitudo gempa-gempa tersebut berkisar antara 2,3 hingga 4,6 skala Richter dengan durasi kejadian sekitar satu jam.
RRI.CO.ID, Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sedikitnya lima gempa bumi mengguncang sejumlah wilayah Indonesia pada Minggu 2 Agustus 2026 malam. Gempa terjadi dalam rentang waktu sekitar satu jam, mulai pukul 21.17 WIB hingga 22.18 WIB.
Lima gempa tersebut terjadi di Mbay, Nusa Tenggara Timur, Sarmi dan Nabire, Papua, Pariaman, Sumatra Barat, serta Halmahera Timur, Maluku Utara. Magnitudo gempa berkisar antara 2,3 hingga 4,6.
Gempa terbesar berkekuatan magnitudo 4,6 terjadi pada pukul 21.17 WIB. Pusat gempa berada di laut, sekitar 35 kilometer utara Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, dengan kedalaman 12 kilometer.
BMKG melaporkan gempa tersebut dirasakan di wilayah Ende dengan intensitas III MMI. Pada skala itu, getaran dirasakan nyata di dalam rumah dan terasa seperti ada truk besar yang melintas.
Selang beberapa menit, gempa magnitudo 3,1 mengguncang wilayah 46 kilometer barat laut Sarmi, Papua, pada pukul 21.20 WIB. Gempa tersebut terjadi pada kedalaman 19 kilometer.
Pada pukul 21.30 WIB, gempa magnitudo 3,3 terjadi di 46 kilometer tenggara Pariaman, Sumatera Barat. BMKG mencatat gempa itu berada pada kedalaman 38 kilometer.
| Baca juga: Gempa Magnitudo 2,5 Landa Pacitan Jawa Timur |
Aktivitas seismik berlanjut pada pukul 22.04 WIB dengan gempa magnitudo 2,5 di 51 kilometer barat daya Nabire, Papua. Gempa tersebut memiliki kedalaman 10 kilometer.
Gempa kelima terjadi pada pukul 22.18 WIB di 34 kilometer barat daya Halmahera Timur, Maluku Utara. BMKG mencatat gempa berkekuatan magnitudo 2,3 itu berada pada kedalaman 13 kilometer.
Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerusakan akibat lima gempa tersebut. BMKG juga belum mengeluarkan peringatan potensi tsunami karena seluruh gempa yang terjadi tidak berpotensi memicu gelombang tsunami.
BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap tenang dan mengandalkan informasi dari kanal resmi. BMKG juga menegaskan informasi awal gempa mengutamakan kecepatan sehingga parameter gempa masih dapat berubah seiring pembaruan data.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....