Wisatawan Meninggal Terseret Ombak Saat Selfie di Pantai Semeti Lombok

  • 02 Agt 2026 17:38 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Tim SAR gabungan Mataram mengevakuasi empat wisatawan yang mengalami kecelakaan saat berswafoto (selfie) di kawasan Pantai Semeti, Praya Barat, Lombok Tengah, NTB, Minggu 2 Agustus 2026.
  • Dalam insiden tersebut, satu orang meninggal dunia setelah terjatuh dari tebing dan terseret ombak.
  • Tim SAR mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan wisata pantai, terutama di area tebing yang berdekatan dengan ombak besar.

RRI.CO.ID, Lombok Tengah - Tim SAR gabungan Mataram mengevakuasi empat wisatawan yang mengalami kecelakaan saat berswafoto di kawasan Pantai Semeti, Praya Barat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu 2 Agustus 2026. Dalam insiden tersebut, satu orang meninggal dunia setelah terjatuh dari tebing dan terseret ombak.

Koordinator Unit Siaga SAR Mandalika, Gde Eka Suarjana, mengatakan korban meninggal dunia bernama Sabila. Sementara tiga korban lainnya berhasil diselamatkan meski mengalami luka-luka.

"Dari empat korban, satu korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," ujar Gde Eka di Lombok Tengah, Minggu 2 Agustus 2026. Ia menjelaskan, peristiwa bermula sekitar pukul 12.00 Wita.

Saat itu, empat wisatawan yakni Sabila asal Desa Sekotong, Anisa asal Desa Karang Bakan, Kecamatan Kuripan, serta Dimas dan Fedi asal Pancor Tempos, berkunjung ke Pantai Semeti.

Saat berada di tebing pantai untuk berswafoto, Sabila diduga terpeleset hingga jatuh ke laut dan terseret ombak.

"Pada saat selfie korban Sabila terjatuh dari tebing dan terseret ombak. Ketiga rekannya mencoba meraih dan menolong korban," katanya.

Melihat kejadian tersebut, para korban meminta bantuan kepada warga sekitar dan nelayan setempat. Informasi kemudian diteruskan kepada Tim SAR Mandalika yang segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan proses evakuasi.

Korban akhirnya berhasil ditemukan dan dievakuasi oleh nelayan setempat sebelum dibawa ke Klinik Selong Medical Service untuk mendapatkan penanganan medis. "Korban meninggal dunia atas nama Sabila dan tiga korban lainnya mengalami luka-luka," ujar Gde Eka.

Tim SAR mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan wisata pantai. Terutama di area tebing yang berdekatan dengan ombak besar.

"Tetap hati-hati saat pergi ke tempat wisata. Jangan pergi ke tempat yang dapat membahayakan keselamatan," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....