Kementerian PUPR: Debit Sungai Cisadane Menyusut akibat Kemarau

  • 29 Jul 2026 19:39 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan debit air Sungai Cisadane aman selama musim kemarau ini
  • Khususnya bagi persediaan air masyarakat Tangerang dan sekitarnya

RRI.CO.ID, Tangerang - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan debit air Sungai Cisadane aman selama musim kemarau ini. Khususnya bagi persediaan air masyarakat Tangerang dan sekitarnya.

Walaupun, debit Sungai Cisadane mulai menyusut dampak kemarau ekstrem. Hal ini berdasarkan pemantauan langsung di Bendung Pintu Air 10 Cisadane, Kota Tangerang, Banten, dimana pasokan air tercatat masih berada di level 90 persen.

Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR, Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw mengatakan kondisi di lapangan menunjukkan ketahanan pasokan yang sangat mencukupi. Pengaturan teknis yang dilakukan petugas memastikan distribusi air tetap terjaga untuk berbagai kebutuhan.

Arnold menjelaskan penurunan permukaan air di satu sisi sungai merupakan dampak dari pengaturan pintu air yang dilakukan secara terukur oleh petugas Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung Cisadane, Balai Teknik dan Perumda Air Minum. Langkah ini bertujuan agar cadangan air tetap tersedia hingga beberapa bulan ke depan.

Wali Kota Tangerang, Sachrudin tetap mengimbau masyarakat mulai menghemat penggunaan air sebagai langkah antisipasi menghadapi musim kemarau yang diperkirakan berlangsung hingga beberapa bulan ke depan. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi kekeringan yang diprediksi melanda sejumlah wilayah di Pulau Jawa.

"Kami sampaikan kepada masyarakat agar menghemat penggunaan air sebagai langkah antisipasi. Mudah-mudahan kemaraunya tidak berkepanjangan," kata Sachrudin.

Meski mengimbau penghematan air, Sachrudin meminta masyarakat tidak panik. Pasalnya, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum memastikan pasokan air baku dari Sungai Cisadane masih mencukupi.

Ia mengakui debit Sungai Cisadane sempat turun sekitar lima sentimeter dalam beberapa pekan terakhir. Namun, kondisi tersebut belum mengganggu pemenuhan kebutuhan air masyarakat.

"Jika dilihat ketinggian Sungai Cisadane saat ini, kebutuhan air masyarakat masih terpenuhi sampai beberapa bulan ke depan. Mudah-mudahan sebentar lagi turun hujan karena kami berharap yang terbaik bagi masyarakat," kata dia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....