Investasi di Kota Bekasi Tembus Rp9,7 Triliun di Semester Pertama Tahun 2026

  • 28 Jul 2026 23:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Realisasi investasi di Kota Bekasi mencapai Rp9,7 triliun pada Semester Pertama 2026.
  • Nilai tersebut setara dengan 81 persen dari target realisasi investasi Tahun 2026 sebesar Rp12,2 triliun.
  • Sektor industri hingga perdagangan dan jasa menempati urutan teratas investasi selama semester pertam

RRI.CO.ID, Kota Bekasi- Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bekasi mencatat realisasi investasi di Kota Bekasi tembus Rp9,7 triliun. Adapun angka tersebut didapat sepanjang Semester Pertama Tahun 2026 ini.

Menurut Kepala DPMPTSP Kota Bekasi, Priadi Santoso mengatakan, jumlah tersebut setara dengan 81 persen dari target investasi 2026. Hal yang dipatok mencapai Rp12,2 triliun.

"Realisasi investasi di triwulan satu sebesar Rp5,4 triliun dan triwulan dua sebesar Rp4,2 triliun. Jadi totalnya Rp9,7 triliun," katanya, melalui keterangannya, Selasa, 28 Juli 2026.

Sementara, berdasarkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) yang ada, jumlah pelaku usaha dalam negeri lebih banyak dibandingkan luar negeri. Meskipun selisih investasi Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) nilainya tidak jauh berbeda.

Ia mengatakan, sektor industri hingga perdagangan dan jasa menempati urutan teratas investasi selama semester pertama. Ia berharap tren investasi ini akan berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Bekasi.

"Peringkat satu masih di sektor industri, kedua itu sektor properti, lalu yang ketiga itu sektor telekomunikasi. Sedangkan ke empat perdagangan dan jasa," katanya.

Guna menarik investasi, Pemkot Bekasi akan meningkatkan kemudahan dan kecepatan proses perizinan bagi setiap investasi yang akan masuk. Termasuk menyusun peta investasi.

Peta investasi sendiri dirancang untuk membantu calon investor dalam melihat peluang usaha di semua wilayah kecamatan. Yang juga dilengkapi data-data pendukung yang akan disajikan dalam peta tersebut juga diharapkan membuat investasi merata di setiap wilayah.

"Jadi ke depan itu para investor akan mudah melihat peluang-peluang usaha yang ada di Kota Bekasi. Terutama di setiap kecamatan," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....