Tekan Kejahatan Jalanan, Gubernur Jabar Luncurkan Sayembara Berhadiah
- 27 Jul 2026 23:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Sayembara berhadiah dilakukan untuk menekan angka kejahatan jalanan di wilayah Jawa Barat.
- Hadiah untuk sayambara ini bervariasi dari Rp5 juta hingga Rp50 juta dari uang pribadi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
RRI.CO.ID, Kota Bandung - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi menggelar sayembara berhadiah bagi masyarakat yang berhasil menangkap pelaku kejahatan jalanan. Langkah inovatif ini digagas untuk merangsang partisipasi aktif masyarakat dalam menekan kasus kriminalitas di ruang publik.
Ia mengatakan, besaran hadiah yang diberikan berupa uang yang nilainya bervariasi dari Rp5 juta hingga Rp50 juta. Yang semuanya berasal atau bersumber murni dari kantong pribadi pria yang akrab disapa KDM tersebut.
KDM menjelaskan, pemberian apresiasi ini disesuaikan dengan pendekatan kultur masyarakat. Yang kerap termotivasi oleh sebuah penghargaan.
"Seperti di sekolah, siswa akan lebih rajin belajar jika ada pemeringkatan atau apresiasi. Begitu juga di lingkungan masyarakat, motivasi ini masih sangat dibutuhkan untuk menggerakkan kepedulian bersama,” katanya, melalui keterangannya, Senin, 27 Juli 2026.
KDM memaparkan bahwa sayembara ini memiliki tujuan ganda. Yaitu menekan angka kejahatan sekaligus mencegah kebiasaan main hakim sendiri atau tindakan persekusi oleh massa.
"Kalau ada sayembara dari saya, masyarakat cukup menyerahkannya tanpa harus dihakimi, dan mereka bisa mendapatkan apresiasi. Secara psikologis, ini akan memengaruhi perilaku masyarakat,” katanya.
Ia juga menambahkan, ada beberapa syarat yang mesti dipenuhi jika masyarakat ingin mendapatkan hadiah sayembara. Di antaranya, pelaku harus diserahkan ke penegak hukum tidak boleh dalam kondisi babak belur.
Kemudian hadiah baru akan diberikan setelah pelaku memenuhi kualifikasi hukum. Serta resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian.
"Sejak wacana sayembara ini digulirkan, sinergi pengamanan di wilayah Jawa Barat semakin terasa. Pemprov Jabar terus berkoordinasi intensif dengan kepolisian, dan patroli keamanan di titik-titik rawan kini semakin masif dilakukan," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....