UMB dan UMS Malaysia Kembangkan Teknologi Produksi Sabun Ramah Lingkungan

  • 24 Jul 2026 18:38 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Universitas Mercu Buana (UMB) bersama Universiti Malaysia Sabah (UMS), Malaysia, memperkuat kolaborasi internasional melalui program Pengabdian kepada Masyarakat di Pondok Pesantren Tahfidz Bait Qur'ani, Jakarta.
  • Program tersebut menghadirkan teknologi mixer tank untuk mendukung produksi sabun cair ramah lingkungan.
  • Kolaborasi ini melibatkan dosen dari kedua perguruan tinggi dalam memberikan edukasi mengenai teknologi produksi, green chemistry, dan pengembangan produk ramah lingkungan.

RRI.CO.ID, Jakarta - Universitas Mercu Buana (UMB) bersama Universiti Malaysia Sabah (UMS), Malaysia, memperkuat kolaborasi internasional melalui program Pengabdian kepada Masyarakat di Pondok Pesantren Tahfidz Bait Qur'ani, Jakarta. Program tersebut menghadirkan teknologi mixer tank untuk mendukung produksi sabun cair ramah lingkungan.

Kolaborasi ini melibatkan dosen dari kedua perguruan tinggi dalam memberikan edukasi mengenai teknologi produksi, green chemistry, dan pengembangan produk ramah lingkungan. Dari UMS hadir Dr. Farrah Anis Fazlihatul Bt. Adnan dan Dr. Rubia Idris yang berkolaborasi dengan tim dosen Universitas Mercu Buana.

Program ini tidak hanya mengajarkan resep pembuatan sabun, tetapi juga memperkenalkan proses produksi berbasis teknologi. Peserta mendapatkan pemahaman mengenai formulasi bahan, pencampuran menggunakan mixer tank, pengendalian kualitas, hingga pengemasan produk.

Mixer tank yang digunakan memiliki motor listrik berdaya 350 Watt dengan sistem gearbox, poros vertikal, impeller berbahan stainless steel, serta panel kontrol sederhana. Teknologi tersebut dirancang agar mudah dioperasikan masyarakat dan mampu menghasilkan produk dengan kualitas yang lebih konsisten.

Penerapan mixer tank juga diharapkan mengurangi ketergantungan pada proses pencampuran secara manual. Dengan demikian, efisiensi produksi meningkat sekaligus mendukung pengembangan usaha berbasis teknologi tepat guna.

Selain praktik produksi, peserta memperoleh edukasi mengenai konsep green chemistry dalam pembuatan produk pembersih. Pendekatan tersebut menekankan penggunaan bahan yang lebih aman bagi manusia dan lingkungan serta mampu mengurangi limbah kimia.

Hasil evaluasi menunjukkan respons peserta yang sangat positif terhadap kegiatan tersebut. Tingkat kepuasan mencapai 99,1 persen dengan nilai rata-rata 3,45 dari skala 4, sedangkan aspek manfaat bagi mitra memperoleh skor tertinggi sebesar 3,69.

Kolaborasi Universitas Mercu Buana dan Universiti Malaysia Sabah diharapkan menjadi model kerja sama internasional dalam penerapan teknologi tepat guna bagi masyarakat. Program ini juga diharapkan memperkuat kapasitas pesantren di bidang sanitasi, lingkungan, dan kewirausahaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....