Lahan Pertanian 15 Kecamatan di Kabupaten Tangerang Terancam Puso
- 22 Jul 2026 05:09 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Sedikitnya 15 kecamatan diwilayah Kabupaten Tangerang lahan pertaniannya berpotensi mengalami kekeringan yang dapat berujung gagal panen (puso)
- Hal ini dampak musim kemarau panjang yang dipicu fenomena El Nino
RRI.CO.ID, Tangerang - Lahan pertanian di 15 kecamatan Kabupaten Tangerang berpotensi bakal gagal panen (puso). Hal ini terjadi karena wilayah itu mengalami kekeringan dampak musim kemarau panjang.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang, Ujang Sudiartono mengatakan pihaknya masih terus mendata. Dari 15 Kecamatan itu yang masuk dalam pemantauan di antaranya Kecamatan Rajeg, Gunung Kaler, Mekar Baru, dan Kronjo.
"Pendataan terhadap lokasi yang mengalami kekeringan masih terus berlangsung. Namun, yang sudah berpotensi ada pada 15 kecamatan," ujarnya, Selasa 21 Juli 2026.
Kekeringan akan mencapai puncaknya pada Agustus hingga Oktober 2026. Kondisi itu berpotensi menyebabkan berkurangnya pasokan air untuk lahan pertanian.
Ujang menjelaskan informasi dari BMKG Stasiun Klimatologi Banten, curah hujan selama Agustus- Oktober diperkirakan berkisar 0–50 milimeter. Sementara durasi musim kemarau diprediksi berlangsung 19-27 dasarian atau sekitar 6-9 bulan.
Berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 9 tahun 2020, luas lahan pertanian pangan Kabupaten Tangerang mencapai 13.931 hektare. DPKP masih memantau terus perkembangan luas lahan yang berpotensi mengalami puso.
Sebagai langkah mitigasi pemerintah daerah menyiapkan sejumlah program membantu petani menghadapi ancaman kekeringan. Pembangunan irigasi pompa dan perpipaan, bantuan benih, serta penyediaan sarana dan prasarana lainnya.
Kepala Dusun Desa Pasir Ampo, Kecamatan Kresek, Sukemi mengungkapkan dari 450 hektare lahan sawah di desanya, 250 hektare kering. Meski demikian kondisi ini belum berdampak terhadap hasil panen secara keseluruhan.
Menurutnya, keberadaan jaringan irigasi masih mampu memenuhi kebutuhan air di lahan pertanian. Adanya irigasi yang baik masih bisa membantu mengurangi dampak kekeringan.
Kabupaten Tangerang memiliki luas sekitar 959, 6 km2 meliputi 29 kecamatan dengan penduduk hampir, 3,5 juta. Wilayah Tangerang Utara dan Barat merupakan daerah pertanian, sementara wilayah selatan lahan pertanian banyak berubah menjadi pemukiman.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....