Pemkab Bekasi Salurkan Satu Juta Liter Air Sepanjang Musim Kemarau

  • 20 Jul 2026 22:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kekeringan di Kabupaten Bekasi melanda 10 Desa di 5 Kecamatan di wilayah tersebut.
  • Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi per 19 Juli 2026 mencatat distribusi air bersih mencapai 1.001.000 liter.
  • Sementara jumlah penerima bantuan ari bersih mencapai 5.776 kepala keluarga (KK) atau sekitar 17.047 jiwa warga.

RRI.CO.ID, Kabupaten Bekasi- Pemkab Bekasi terus melakukan distribusi air bersih kepada warga terdampak kekeringan sepanjang musim kemarau di wilayah tersebut. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi per 19 Juli 2026 mencatat distribusi air bersih mencapai 1.001.000 liter.

Adapun sumber air bersih sendiri berasal dari berbagai instansi meliputi BPBD Kabupaten Bekasi sebanyak sebanyak 651.000 liter. Serta PMI 290.000 liter, Deltamas 33.000 liter, BBWS 24.000 liter dan PT. Hyundai sebanyak 3.000 liter.

Air bersih tersebut kemudian disalurkan ke 49 lokasi di 10 desa yang tersebar di 5 kecamatan yang ada di Kabupaten Bekasi. Dengan jumlah penerima bantuan 5.776 kepala keluarga (KK) atau sekitar 17.047 jiwa warga.

Merujuk data BPBD Kabupaten Bekasi, di Kecamatan Cibarusah terdapat dua desa terdampak kekeringan yaitu Desa Ridogalih dan Cibarusah Jaya. Kemudian di Kecamatan Serang Baru dua desa juga mengalami kekeringan antara lain, Desa Nagasari dan Desa Sukasari.

Selanjutnya di Kecamatan Bojongmangu terdapat empat desa terdampak kekeringan. Meliputi Desa Sukamukti, Desa Sukabungah, Desa Medalkrisna dan Desa Karang Indah.

Sedangkan Kecamatan Pebayuran satu desa terdampak yaitu Desa Karangsegar. Begitu pun di Kecamatan Cikarang Selatan dengan yaitu Desa Sukadami.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi menekankan pentingnya kolaborasi. Yang itu menjadi kunci suksesnya penanganan dampak kekeringan di Kabupaten Bekasi.

“Kolaborasi tersebut sangat penting untuk mempercepat penanganan dampak kekeringan. Terutama di wilayah yang setiap tahun mengalami keterbatasan pasokan air bersih saat musim kemarau," katanya, Senin, 20 Juli 2026.

Menurut Dodi, BPBD juga terus berkoordinasi dengan pemerintah desa, kecamatan, dan perangkat daerah terkait. Tujuannya untuk memantau perkembangan kondisi di lapangan dan memastikan distribusi bantuan berjalan tepat sasaran.

BPBD Kabupaten Bekasi menghimbau masyarakat agar menggunakan air secara hemat selama musim kemarau. Mereka juga diminta melapor kepada pemerintah desa atau BPBD apabila mengalami kesulitan memperoleh air bersih.

“Kami memastikan personil, armada, dan stok air bersih tetap siaga. Jika ada wilayah baru yang terdampak distribusi akan segera dilakukan agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....