Polda Banten Ajak Masyarakat Dukung Tim Favorit tanpa Judi Bola

  • 20 Jul 2026 01:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Polda Banten mengajak masyarakat mendukung tim sepak bola tanpa berjudi.
  • Generasi muda diimbau tidak tergiur keuntungan instan dari situs judi online.

RRI.CO.ID, Jakarta - Polda Banten mengajak masyarakat mendukung tim sepak bola favorit tanpa terlibat praktik judi bola. Imbauan tersebut disampaikan seiring meningkatnya aktivitas perjudian saat berbagai pertandingan sepak bola internasional berlangsung.

Polda Banten terus mengedukasi masyarakat mengenai bahaya judi online, khususnya judi bola. Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat terhindar dari dampak buruk praktik perjudian.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Polisi Maruli Ahiles Hutapea menegaskan sepak bola harus dinikmati dengan menjunjung tinggi sportivitas. Menurutnya, pertandingan tidak boleh dijadikan alasan untuk berjudi.

"Jangan jadikan ajang pertandingan sepak bola sebagai alasan untuk berjudi. Dukung tim sepak bola favorit dengan semangat sportivitas, bukan dengan taruhan uang," ujarnya dikutip dari keterangan tertulis, Minggu, 19 Juli 2026.

Ia menjelaskan praktik judi bola membawa dampak negatif dalam berbagai aspek kehidupan. Kerugiannya meliputi persoalan ekonomi, hubungan sosial, hingga kesehatan mental.

Pelaku judi berisiko mengalami stres, kecemasan, bahkan depresi akibat ketergantungan berjudi. Kondisi tersebut juga dapat merusak hubungan dengan keluarga maupun lingkungan sekitar.

"Praktik judi bola dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, mulai dari kerugian finansial hingga gangguan kesehatan mental. Praktik tersebut juga dapat merusak hubungan dengan keluarga maupun lingkungan sosial," ucapnya.

Maruli mengingatkan praktik perjudian juga dapat menghambat masa depan pelakunya. Selain itu, pelaku berpotensi berhadapan dengan proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia mengimbau generasi muda tidak mudah tergiur keuntungan instan dari situs perjudian. Momentum pertandingan sepak bola dunia sering dimanfaatkan pelaku untuk menarik korban baru.

"Mari bersama-sama katakan tidak pada judi bola. Isi waktu dengan kegiatan positif dan dukung tim sepak bola kesayangan secara sehat," tegasnya.

Ia menambahkan olahraga seharusnya menjadi sarana mempererat persaudaraan di tengah masyarakat. Karena itu, dukungan kepada tim favorit hendaknya diwujudkan tanpa praktik perjudian.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....