BAZNAS Luncurkan Balai Ternak Kambing Perah di Wonogiri

  • 18 Jul 2026 05:51 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama BAZNAS Kabupaten Wonogiri meluncurkan Program Balai Ternak BAZNAS di Desa Sumberharjo,
  • Balai Ternak BAZNAS memberdayakan 20 kepala keluarga mustahik dengan dukungan anggaran sebesar Rp517,46 juta hasil kolaborasi BAZNAS RI,
  • BAZNAS Kabupaten Wonogiri, dan Pemerintah Kabupaten Wonogiri.

RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama BAZNAS Kabupaten Wonogiri meluncurkan Program Balai Ternak BAZNAS di Desa Sumberharjo, Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Program tersebut bertujuan memperkuat ekonomi peternak mustahik sekaligus mempercepat pengentasan kemiskinan melalui pengembangan usaha kambing perah.

Balai Ternak BAZNAS memberdayakan 20 kepala keluarga mustahik dengan dukungan anggaran sebesar Rp517,46 juta hasil kolaborasi BAZNAS RI, BAZNAS Kabupaten Wonogiri, dan Pemerintah Kabupaten Wonogiri. Bantuan tersebut mencakup pengadaan 42 ekor kambing perah unggul, pembangunan kandang dan rumah perah, penyediaan fasilitas pengolahan susu, serta pendampingan usaha bagi para peternak.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, Idy Muzayyad, mengatakan Wonogiri memiliki potensi besar untuk pengembangan peternakan sehingga layak menjadi lokasi pemberdayaan berbasis zakat. Menurutnya, program ini dirancang agar mampu menciptakan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi mustahik.

"Alhamdulillah, BAZNAS kembali meluncurkan Program Balai Ternak di Kabupaten Wonogiri. Potensi peternakan di daerah ini sangat strategis sehingga kami optimistis program ini akan berkembang dan memberikan manfaat besar bagi para mustahik," ujar Idy dalam keterangan tertulis, Kamis, 16 Juli 2026.

Idy menjelaskan, pendapatan peternak diproyeksikan meningkat dari rata-rata Rp1,8 juta menjadi sekitar Rp3,66 juta per bulan melalui pengelolaan usaha yang lebih produktif. BAZNAS juga memastikan program tidak berhenti pada pemberian bantuan, tetapi dilengkapi dengan pembinaan, peningkatan kapasitas, dan penguatan akses pasar.

"Dengan program ini, kami ingin menghadirkan perubahan yang berkelanjutan melalui pendampingan dan penguatan usaha peternak. Tujuan akhirnya adalah mendorong mustahik bertransformasi menjadi muzaki yang mampu memberi manfaat bagi masyarakat," katanya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Wonogiri, Rujito, mengapresiasi peluncuran Program Balai Ternak BAZNAS karena dinilai sejalan dengan upaya pemerintah daerah meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia menyebut sektor peternakan memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak ekonomi masyarakat apabila didukung program pemberdayaan yang berkelanjutan.

"Kami mengapresiasi BAZNAS yang menghadirkan Program Balai Ternak di Wonogiri. Pemerintah Kabupaten Wonogiri siap bersinergi untuk mendukung keberhasilan program ini sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya," ujar Rujito.

Peluncuran Balai Ternak BAZNAS turut dihadiri unsur Forkopimda, Pemerintah Kabupaten Wonogiri, BAZNAS Kabupaten Wonogiri, pemerintah kecamatan dan desa, serta anggota Kelompok Ternak Sumber Barokah Farm. Program ini diharapkan menjadi model pemberdayaan ekonomi berbasis zakat yang mampu meningkatkan kesejahteraan peternak mustahik secara berkelanjutan.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....