BMKG: Gempa M 6,2 Tahuna Kepulauan Sangihe Tak Berpotensi Tsunami

  • 15 Jul 2026 01:47 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • BMKG memastikan gempa berkekuatan magnitudo 6,2 di wilayah Tahuna, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, Selasa 14 Juli 2026 malam, tidak berpotensi tsunami.
  • BMKG mengingatkan bahwa informasi yang disampaikan merupakan hasil analisis awal yang mengutamakan kecepatan.
  • Masyarakat diimbau tetap tenang, tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa berkekuatan magnitudo 6,2 di wilayah Tahuna, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, Selasa 14 Juli 2026 malam, tidak berpotensi tsunami. Berdasarkan informasi BMKG, gempa terjadi pada pukul 22.49 WIB.

Episentrum berada di koordinat 5,27 Lintang Utara dan 125,18 Bujur Timur. Atau sekitar 187 kilometer barat laut Tahuna, Kepulauan Sangihe, dengan kedalaman 10 kilometer.

BMKG menjelaskan, gempa tersebut tergolong sebagai gempa dangkal. Meski demikian, hasil analisis awal menunjukkan tidak ada potensi terjadinya gelombang tsunami.

"Tidak berpotensi tsunami," tulis BMKG melalui akun resmi X @infoBMKG, Rabu 15 Juli 2026. BMKG juga mengingatkan bahwa informasi yang disampaikan merupakan hasil analisis awal yang mengutamakan kecepatan.

Karena itu, parameter gempa masih dapat berubah seiring dengan proses pemutakhiran data. "Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," kata BMKG.

Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat gempa tersebut. Aparat dan instansi terkait masih memantau kondisi di wilayah terdampak.

Masyarakat diimbau tetap tenang, tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Serta terus mengikuti perkembangan informasi resmi yang disampaikan BMKG maupun pemerintah daerah setempat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....