Wali Kota Bekasi Ajak Warga Dukung Sensus Ekonomi 2026
- 11 Jul 2026 08:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menjalani pendataan Sensus Ekonomi 2026 secara langsung di kediamannya di Perumahan Kemang Pratama pada Jumat, 10 Juli 2026.
- Tri Adhianto mengajak seluruh masyarakat Kota Bekasi untuk memberikan informasi yang akurat dan benar karena data sensus menjadi fondasi penyusunan kebijakan pembangunan yang berpihak kepada masyarakat.
- Keamanan dan kerahasiaan data sensus dijamin sesuai peraturan perundang-undangan dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik, tidak akan disebarluaskan dalam bentuk data pribadi atau digunakan untuk perpajakan dan penegakan hukum.
RRI.CO.ID, Kota Bekasi – Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mendapat giliran mengikuti pendataan Sensus Ekonomi 2026 di kediamannya di Perumahan Kemang Pratama, Kota Bekasi, Jumat 10 Juli 2026. Pendataan dilakukan langsung oleh petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bekasi.
Kepala BPS Kota Bekasi, Robert Rony S, turut mendampingi pelaksanaan pendataan tersebut. Kegiatan itu menjadi bagian dari pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kota Bekasi.
Dalam kesempatan itu, Tri mengajak seluruh masyarakat Kota Bekasi untuk berpartisipasi aktif apabila didatangi petugas BPS. Menurutnya, data hasil sensus sangat penting sebagai dasar penyusunan kebijakan ekonomi pemerintah.
"Saya berharap masyarakat memberikan informasi yang benar sesuai kondisi di lapangan. Data yang akurat akan menjadi pondasi dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang berpihak kepada masyarakat," kata Tri dalam keterangannya, Jumat 10 Juli 2026.
Ia juga meminta masyarakat tidak khawatir terhadap keamanan data yang diberikan kepada petugas. Sebab, seluruh informasi yang dihimpun BPS dijamin kerahasiaannya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik.
"Data tersebut tidak akan disebarluaskan dalam bentuk data pribadi atau digunakan untuk kepentingan perpajakan, penegakan hukum, maupun kepentingan lainnya di luar statistik resmi negara," ujarnya.
Tri menambahkan, selama pelaksanaan pendataan petugas akan didampingi oleh ketua RT dan ketua RW setempat. Pendampingan tersebut diharapkan dapat memperlancar proses pendataan di lapangan.
"Pendampingan tersebut dilakukan untuk mempermudah proses identifikasi wilayah dan responden, memastikan petugas dapat menjangkau warga dengan baik, serta meningkatkan kelancaran dan akurasi pelaksanaan survei," katanya.
Ia berharap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 menghasilkan data statistik yang berkualitas. Data tersebut nantinya akan menjadi landasan penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan dan program peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Bekasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....