Perbaikan Jalan Kotabaru Diharapkan Tekan Biaya Logistik Komoditas
- 10 Jul 2026 16:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian PU memperkuat distribusi komoditas ekspor kayu arang melalui Program Inpres Jalan Daerah (IJD) 2025 di Kabupaten Kotabaru
- Penanganan Ruas Jalan Tanjung Serdang–Lontar diharapkan memangkas biaya logistik dan meningkatkan daya saing komoditas unggulan daerah
- Kementerian PU mengalokasikan anggaran APBN sebesar Rp23,74 miliar untuk menangani ruas jalan sepanjang 4,50 kilometer
RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian PU memperkuat distribusi komoditas ekspor kayu arang melalui Program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) 2025 di Kotabaru. Penanganan Ruas Jalan Tanjung Serdang–Lontar diharapkan memangkas biaya logistik sekaligus meningkatkan daya saing komoditas unggulan daerah.
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengatakan Program IJD memperkuat rantai pasok komoditas strategis daerah. Menurutnya, peningkatan konektivitas akan mempercepat distribusi sekaligus meningkatkan efisiensi kegiatan ekonomi masyarakat setempat.
"Melalui Program Inpres Jalan Daerah ini, pemerintah memastikan rantai pasok pangan berjalan lancar dari hulu hingga hilir. Serta menghubungkan langsung wilayah sentra produksi menuju pasar-pasar konsumsi secara jauh lebih efisien dan berkelanjutan," kata Menteri Dody dalam keterangan tertulis yang dikutip pada Jumat, 10 Juli 2026.
Menurut Dody, peningkatan kualitas jalan akan mempercepat waktu tempuh distribusi serta menekan biaya logistik masyarakat. Ia menyebut pemerintah juga berharap risiko kerusakan hasil produksi selama pengangkutan dapat diminimalkan.
"Dampaknya akan langsung terasa di lapangan, waktu tempuh distribusi menjadi lebih singkat, biaya angkut logistik dapat ditekan. Selain itu, risiko kerusakan hasil panen selama perjalanan dapat diminimalkan," ujarnya.
Sebagai informasi, ruas Jalan Tanjung Serdang–Lontar menjadi jalur utama distribusi komoditas ekspor kayu arang menuju pelabuhan. Jalan tersebut menghubungkan berbagai simpul transportasi strategis sekaligus melayani mobilitas masyarakat di lima kecamatan.
Kementerian PU menangani ruas jalan tersebut melalui Program IJD Tahun 2025 menggunakan APBN sebesar Rp23,74 miliar. Adapun pekerjaan meliputi perkerasan jalan sepanjang 4,50 kilometer menggunakan aspal HRS-WC dengan lebar enam meter.
Selain mendukung distribusi komoditas, jalan tersebut memperkuat akses menuju sentra perkebunan, perikanan, dan pertambangan daerah. Perbaikan ruas jalan juga membuka akses lebih nyaman menuju berbagai destinasi wisata unggulan Kabupaten Kotabaru.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....