Menteri Dody Instruksikan Penguatan Jembatan Enang-Enang Demi Keselamatan Warga

  • 09 Jul 2026 11:03 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kementerian PU memperkuat struktur bawah jembatan, membatasi jenis kendaraan yang melintas, serta meningkatkan pengawasan kondisi jembatan.
  • Menteri PU Dody Hanggodo menginstruksikan BPJN Aceh penguatan Jembatan Enang-Enang di Bener Meriah untuk menjamin keselamatan masyarakat selama masa penanganan

RRI.CO.ID, Jakarta – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menginstruksikan penguatan Jembatan Enang-Enang di Kabupaten Bener Meriah, Aceh. Langkah tersebut dilakukan untuk menjamin keselamatan masyarakat selama penanganan permanen jembatan masih dipersiapkan.

Dody mengatakan penguatan struktur bawah jembatan segera dilaksanakan setelah hasil inspeksi menunjukkan pondasi mengalami kemiringan. Ia mengungkapkan penanganan tersebut akan dilakukan menggunakan metode yang lebih permanen dibandingkan penyangga sementara yang telah terpasang.

"Saya sudah berbicara dengan Kepala Balai dan Direktur Jembatan, perkuatan di bawah jembatan akan kita buat lebih kuat lagi. Yang ada sekarang sifatnya masih sementara, nanti PT PP akan mengerjakan perkuatan itu dengan penanganan yang lebih baik," kata Menteri Dody dalam keterangan tertulis yang diterima, Kamis, 9 Juli 2026.

Dody menyebut pemerintah tetap mengizinkan jembatan difungsikan secara terbatas dengan mengutamakan keselamatan seluruh pengguna jalan. Ia juga meminta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) rutin dilakukan mengingat derasnya arus sungai berpotensi menggerus abutmen dan fondasi jembatan.

"Saya minta PPK melakukan kontrol rutin, kalau sewaktu-waktu dinilai membahayakan masyarakat, penggunaan jembatan harus dihentikan sementara sampai kembali aman. Perbaikan akan terus dilakukan dari bawah sehingga masyarakat tetap bisa melintas dengan aman selama memungkinkan," ucapnya.

Selama masa penanganan, Jembatan Enang-Enang hanya dapat dilintasi kendaraan roda dua dan kendaraan ringan penumpang. Kendaraan angkutan barang maupun kendaraan bertonase besar tetap dilarang melintas demi menjaga keamanan struktur jembatan.

Selain memperkuat jembatan, Kementerian PU juga menyiapkan solusi jangka panjang menjaga konektivitas masyarakat di kawasan tersebut. Pemerintah akan memperlebar Jalan Werlah, membangun dua jembatan baru, serta menyiapkan jalur shortcut bagi kendaraan logistik.

Sebelumnya, Menteri Dody juga mengapresiasi gotong royong masyarakat yang memperbaiki jembatan secara sementara. Menurutnya, inisiatif tersebut membantu membuka kembali akses masyarakat sebelum pemerintah melaksanakan penanganan sesuai standar teknis.

"Pertama saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Syahrial. Kita dari pemerintah pusat sudah dibantu, karena Pak Syahrial bersama masyarakat bergotong royong memperbaikinya," kata Dody.

Kementerian PU memastikan seluruh penanganan dilakukan dengan mengutamakan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama. Pemerintah juga terus mempercepat penanganan permanen agar konektivitas masyarakat kembali pulih secara optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....