Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Capai 1,4 Kilometer
- 05 Jul 2026 19:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali mengalami erupsi pada Minggu (5/7/2026)
- Di mana tinggi kolom abu mencapai 1,4 kilometer di atas puncak
- Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), erupsi terjadi pada pukul 07.04 WITA
RRI.CO.ID, Flores Timur - Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali mengalami erupsi pada Minggu (5/7/2026). Di mana tinggi kolom abu mencapai 1,4 kilometer di atas puncak.
Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), erupsi terjadi pada pukul 07.04 WITA. "Tinggi kolom abu teramati sekitar 1.400 meter di atas puncak," demikian keterangan PVMBG.
PVMBG melaporkan kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal mengarah ke utara dan timur laut. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 47,3 milimeter dan durasi sekitar 1 menit 14 detik.
Hingga kini belum ada laporan mengenai dampak yang ditimbulkan akibat erupsi tersebut. PVMBG mengimbau masyarakat dan wisatawan tidak melakukan aktivitas dalam radius lima kilometer dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.
Masyarakat juga diminta tetap tenang, mengikuti arahan pemerintah daerah. Serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas sumbernya.
Selain itu, warga diminta mewaspadai potensi banjir lahar hujan di sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi. Terutama di wilayah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote.
Bagi masyarakat yang terdampak hujan abu, PVMBG mengimbau agar menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut. Ini untuk mengurangi risiko gangguan pernapasan akibat abu vulkanik.
PVMBG juga meminta pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur. Maupun dengan Badan Geologi untuk memantau perkembangan aktivitas gunung api tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....