Hari Bhayangkara Ke-80, Kapolri Realisasikan Bedah Rumah Guru Ngaji

  • 01 Jul 2026 07:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Palembang - Ustadz Ahmad Zaini (75) bagaikan mimpi kejatuhan bulan. Bagaimana tidak sudah mengajukan sebanyak 5 kali alias 5 Tahun berturut-turut ke Pemerintah sejak Tahun 2020, 2021, 2022, 2023, 2024 dan 2025.

Agar rumahnya mendapatkan Program bedah rumah dai Pemerintah Daerah Kota Palembang namun hasilnya nihil. Kini melalui Kepedulian Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo Program Bedah Rumah dari Kapolri.

Giat ini bekerja sama dengan Masyarakat Pecinta Polisi Indonesia mewujudkan mimpi Ahmad Zaini. Acara ini langsung mulai diproses Bedah Rumah sejak Rabu, 1 Juli 2026.

Ini bertepatan dengan Hari Bhayangkara Ke 80 sesuai Temanya 80 Tahun Mengabdi Polri Untuk Masyarakat. Kapolri benar-benar peduli dan banyak membuat Program yang menyentuh langsung dan memperhatikan Masyarakat yang membutuhkan salah satunya Bedah Rumah Tak Layak Huni dari Kapolri.

Menurut Ahmad Zaini, Guru Ngaji yang berdomisili di Jalan Sentosa Lorong Nasional 4 RT 45 RW 16, Kelurahan Plaju Ulu, Kecamatan Plaju, Kota Palembang merasa terharu. Atas bantuan rumah dari Bapak Kapolri dengan proses begitu cepat dan tidak berbelit-belit kini rumahnya sudah mulai prosea pembongkaran untuk dibangunkan rumah layak huni.

"Tak menyangka saja, semua berlalu begitu cepat, minggu lalu survey dan laporan minggu depannya langsung dateng dan langsung diproses Bedah Rumah Saya ini. Alhamdulillah dan terima kasih tak terhingga Pak Kapolri atas bantuannya", ujar Pak Zen panggilan Guru Ngaji Ustadz Ahmad Zaini.

Zaini menurutkan dirinya yang juga memiliki istri mengidap penyakit Ginjal. Di mana harus melakukan Cuci Darah Seminggu 2 kali dalam Sebulan 8 Kali Cuci Darah dan sudah berlangsung selama 6 Tahun.

"Mungkin ini berkat do'a istri yang sedang sakit da kesabaran kami yang terpenting adalah kemulyanan. Dan kebaikan hati Pak Kapolri yang mengerti kondisi kami sekeluarga," kata dia.

Sedangkan menurut Warga Kelurahan Plaju Ulu, Rahmadi Baginda Siregar menjelaskan dirinya menjadi saksi bahwa memang benar sudah 5 kali Kelurahan meminta data. Untuk mengajukan bedah rumah Pak Zen.

"Setelah penantian 5 Tahun, melalui Ketua RT 45 RW Ibu Iin Triyanti dan Ketua RT sebelumnya selalu diajukan namun hasilnya nihil. Alhamdulillah bersyukur ada Program Bedah Rumah Bapak Kapolri," kata Rahmadi.

Melalui Program Bedah Rumah Kapolri diharapkan Rumah Bapak Zen dapat melanjutkan aktivitaa mengajar Ngaji dengan nyaman dan tenang tidak was-was lagi. Karena takut Ambruk atau Rubuh rumahnya, Polri selalu berkomitmen selalu hadir di tengah masyarakat.

Yakni melalui Masyarakat Pecinta Polisi Indonesia sudah banyak masyarakat yang direaliasikan mimpinya melalui Program Kapolri Misi Kemanusiaan, Bantuan Sosial, Wisata Religi dan lainnya. Tentunya kali ini dalam Rangkaian Hari Bhayangkara Ke-80 Polri Untuk Masyatakat, Mengabdi Tiafa Henti untuk Rakyat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....