Musim Kemarau, BPBD Banjarnegara Salurkan Bantuan Air Bersih

  • 01 Jul 2026 18:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di lima desa yang terdampak kekeringan pada musim kemarau 2026
  • Hal itu disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjarnegara, Aji Piluroso
  • Ia mengatakan bantuan telah disalurkan ke Desa Gemuruh dan Desa Serang di Kecamatan Bawang, Desa Somawangi di Kecamatan Mandiraja, Desa Duren di Kecamatan Pagedongan

RRI.CO.ID, Banjarnegara - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di lima desa yang terdampak kekeringan pada musim kemarau 2026. Hal itu disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjarnegara, Aji Piluroso.

Ia mengatakan bantuan telah disalurkan ke Desa Gemuruh dan Desa Serang di Kecamatan Bawang, Desa Somawangi di Kecamatan Mandiraja, Desa Duren di Kecamatan Pagedongan. Serta Desa Kasilib di Kecamatan Wanadadi.

"Per hari ini sudah ada lima desa yang mendapat penyaluran air bersih. Untuk Desa Duren dan Kasilib memang merupakan wilayah yang hampir setiap tahun terdampak kekeringan," kata Aji, Rabu, 1 Juli 2026.

Ia menjelaskan, distribusi air bersih ke Desa Duren dan Desa Kasilib dilakukan, setelah sebelumnya bantuan disalurkan ke Desa Gemuruh dan Desa Serang pada Senin (29/6), serta Desa Somawangi pada Selasa (30/6).

Menurut Aji, Desa Gemuruh dan Desa Serang mengalami gangguan pasokan air bersih akibat berkurangnya debit sumber air yang dipengaruhi jebolnya tanggul saluran irigasi Siwuluh beberapa waktu lalu. BPBD Banjarnegara terus memantau perkembangan dampak kekeringan dan menginstruksikan personel, relawan, serta aparat kecamatan untuk segera melaporkan apabila terdapat wilayah yang mulai mengalami krisis air bersih.

"Sesuai arahan Bupati Banjarnegara, kami mengerahkan seluruh sumber daya yang ada, baik sarana, personel, maupun sukarelawan. Ini untuk mengantisipasi dampak kekeringan dan mempercepat penanganan di wilayah yang membutuhkan," ujarnya.

Ia mengatakan jumlah desa terdampak masih berpotensi bertambah seiring berlangsungnya musim kemarau. Untuk mengantisipasi hal tersebut, BPBD menyiagakan empat armada mobil tangki air serta memperkuat koordinasi dengan relawan dan berbagai pemangku kepentingan agar distribusi bantuan dapat menjangkau seluruh wilayah terdampak.

Menurut Aji, penyaluran air bersih dilakukan secara bergiliran sesuai kebutuhan di lapangan dan tidak dipusatkan pada satu lokasi terdampak. Selain mengandalkan armada BPBD, pihaknya juga mengharapkan dukungan berbagai pihak untuk membantu distribusi air bersih apabila wilayah terdampak terus bertambah.

Pemerintah Kabupaten Banjarnegara juga telah menyiapkan tambahan anggaran sebesar Rp600 juta yang dialokasikan khusus untuk mendukung distribusi bantuan air bersih selama musim kemarau. "Yang paling utama adalah kecukupan anggaran operasional, mudah-mudahan sampai musim hujan nanti masih mencukupi sehingga distribusi air bersih dapat terus dilakukan sesuai kebutuhan masyarakat," ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....