Genius Umar Dorong Daerah dan Perguruan Tinggi Jadi Motor Inovasi Nasional

  • 29 Jun 2026 00:44 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Genius Umar Dorong Daerah dan Perguruan Tinggi Jadi Motor Inovasi Nasional
  • Perguruan Tinggi

RRI.CO.ID, Jakarta - Analis kebijakan publik Genius Umar menilai pemerintah daerah dan perguruan tinggi harus menjadi ujung tombak dalam membangun ekosistem inovasi nasional. Hal itu disampaikannya menyikapi pidato Presiden Prabowo Subianto pada pembukaan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) 2026.

Genius mengatakan pengalaman memimpin Kota Pariaman menunjukkan inovasi tidak selalu bergantung pada besarnya anggaran pemerintah. "Keberhasilan pembangunan bukan hanya ditentukan oleh besarnya anggaran, tetapi oleh kemampuan pemerintah membangun ekosistem inovasi," ujarnya.

Menurut dia, inovasi dapat berkembang apabila pemerintah mampu menghubungkan birokrasi, perguruan tinggi, masyarakat, dan dunia usaha dalam satu tujuan bersama. Ia menyebut kolaborasi antarpemangku kepentingan menjadi kunci lahirnya berbagai inovasi pelayanan publik.

Genius juga menilai pemerintah daerah perlu diberi ruang lebih luas sebagai laboratorium untuk menguji berbagai kebijakan sebelum diterapkan secara nasional. "Daerah merupakan tempat terbaik untuk menguji berbagai kebijakan sebelum diperluas secara nasional," katanya.

Ia menambahkan riset seharusnya tidak berhenti sebagai publikasi ilmiah, tetapi mampu menjawab persoalan nyata masyarakat mulai dari ketahanan pangan hingga pengembangan industri nasional. Menurutnya, kualitas kebijakan publik harus diukur dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat.

Genius berharap pemerintah menerapkan kebijakan riset yang konsisten lintas pemerintahan serta meningkatkan investasi penelitian dan insentif bagi industri yang memanfaatkan hasil riset nasional. Ia menegaskan momentum yang disampaikan Presiden harus dimanfaatkan untuk memperkuat kebijakan inovasi demi mewujudkan kemandirian ekonomi bangsa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....