Sukseskan Pilkades Serentak, Pemkab Bekasi Dorong Penerapan Sistem Digital

  • 27 Jun 2026 07:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Penerapan sistem digital pada pelaksanaan Pilkades diharapkan bisa mewujudkan proses demokrasi desa yang lebih transparan, akuntabel, efektif, dan modern.
  • Kesuksesan Pilkades bukan hanya ditentukan oleh penyelenggara tapi juga ditentukan oleh masyarakat itu sendiri.

RRI.CO.ID, Kabupaten Bekasi - Pemkab Bekasi mendorong penggunaan sistem digital pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di Kabupaten Bekasi. Hal tersebut penting sebagai bentuk upaya menyukseskan pelaksanaan Pilkades Serentak di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi Iman Santoso, mengatakan mendukung penuh penerapan sistem digital pada Pilkades. Sehingga bisa mewujudkan proses demokrasi desa yang lebih transparan, akuntabel, efektif, dan modern.

Ia menambahkan, keberhasilan Pilkades tidak hanya bergantung pada penyelenggara. Tetapi membutuhkan komitmen bersama dari seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, kecamatan, panitia pemilihan hingga masyarakat.

"Pemerintah Kabupaten Bekasi saat ini tengah mempersiapkan pelaksanaan Pilkades pada desa-desa yang masa jabatan kepala desanya berakhir tahun ini. Dan kami berkomitmen penuh untuk mewujudkan suksesnya penyelenggaraan Pilkades Serentak 2026," katanya, dalam kegiatan Sosialisasi Pilkades Serentak Tahun 2026 di Komplek Pemkab Bekasi, Jumat, 26 Juni 2026.

Untuk suksesnya Pilkades, pihaknya menekankan tiga hal penting. Yang itu harus dipenuhi jika Pilkades ingin berjalan sukses.

Pertama, seluruh panitia penyelenggara diminta memahami tugas dan tanggung jawabnya. Serta menjaga netralitas dalam setiap tahapan pemilihan.

Kedua, para camat diminta memperkuat fungsi pembinaan, pengawasan, dan fasilitasi terhadap desa-desa yang melaksanakan Pilkades. Sehingga seluruh proses berjalan sesuai ketentuan.

Ketiga, seluruh pihak diimbau memanfaatkan teknologi digital secara bijak. Serta menghindari penyebaran hoaks, provokasi, maupun ujaran kebencian yang dapat mengganggu jalannya demokrasi desa.

Menurutnya, Pilkades bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan desa. Tetapi menjadi momentum memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang demokratis, partisipatif, transparan, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

"Pilkades yang berkualitas akan melahirkan pemimpin desa yang mampu membawa kemajuan pembangunan. Kemudian meningkatkan pelayanan publik, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat desa," ujarnya.

Pemkab Bekasi optimis Pilkades Serentak Tahun 2026 dapat berlangsung aman, lancar, jujur, adil, dan demokratis. Selama tercipta koordinasi yang solid, komunikasi yang efektif, serta sinergi seluruh elemen.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....