Belajar Kasus Penyekapan, Gubernur Jabar Minta RT dan RW Aktif Data Warga
- 26 Jun 2026 08:03 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pendataan terhadap warga penting untuk mengantisipasi kejadian tidak diinginkan.
- Dedi Mulyadi berharap kasus penyekapan tidak lagi terjadi di wilayah Jawa Barat di kemudian hari.
RRI.CO.ID, Kota Bandung - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi meminta kepada RT dan RW untuk aktif melakukan pendataan terhadap warga di lingkungannya. Hal tersebut penting untuk memastikan tidak ada lagi kasus penyekapan terjadi di wilayah Jawa Barat.
Sekadar informasi, baru-baru ini Indonesia dihebohkan dengan kasus penganiayaan dan penculikan oleh tersangka Taufik Hidayat terhadap kekasihnya. Kasus ini berlangsung selama 3 tahun, tanpa ada yang mengetahuinya.
Menurut Dedi Mulyadi, kasus ini tidak akan terjadi jika pihak RT/RW aktif melakukan pendataan warganya. Terutama jika ada pendatang.
Bahkan ia mendorong agar aturan wajib lapor bagi tamu pendatang atau yang menginap lebih dari 1 x 24 jam harus kembali diterapkan. Guna mengantisipasi kasus penyekapan kembali terulang di wilayah Jawa Barat.
"Problem kita acuh, lingkungan sudah tidak baik, aparat banyak semakin tidak peka, baru bergerak jika viral dan ramai. Kasus ini adalah cermin lingkungan abai,"
Pihaknya mengatakan, pendataan tempat kos atau kontrakan harus tetap dilakukan. Yang fungsinya bukan hanya karena urusan retribusi atau pajak tetapi untuk mengidentifikasi keberadaan kos-kosan.
"Lurah, RT, RW pegang handphone, ibu kos tinggal foto penghuni kos lalu laporkan untuk pendataan sebagai warga pendatang sementara. Ini fotonya ini KTP-nya, jadi jika ada masalah cepat teridentifikasi," katanya.
Ia juga menyayangkan sikap orang tua yang acuh dengan pergaulan anaknya. Membiarkan anak pergi bahkan menginap dengan lelaki tanpa pengawasan dan rasa curiga.
"Anak-anak perempuannya jangan dilepas
dengan bebas, kalau pergi keluar daerah ya ditemenin. Kalau pergi nginep ya harus ditemani gitu, jangan sampai sudah berbulan-bulan tidak diketahui rimbanya," ujar KDM.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....