Target Pembangunan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Selesai dalam Beberapa Bulan

  • 24 Jun 2026 21:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Progres pembangunan kembali Pondok Pesantren Al Khoziny di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, disebut telah melampaui 50 persen.
  • Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, menargetkan, pembangunan bisa rampung dalam beberapa bulan mendatang.
  • AHY berharap pembangunan kembali pesantren tersebut dapat memperkuat proses pendidikan dan pembinaan akhlak.

RRI.CO.ID, Sidoarjo - Progres pembangunan kembali Pondok Pesantren Al Khoziny di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, disebut telah melampaui 50 persen. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, menargetkan, pembangunan bisa rampung dalam beberapa bulan mendatang.

"Saat ini progres pembangunan sudah lebih dari 50 persen. Di beberapa bulan ke depan ini bisa dituntaskan," kata Agus saat meninjau lokasi pembangunan kembali Ponpes Al Khoziny di Sidoarjo, Rabu 24 Juni 2026.

Menurut Agus, pembangunan difokuskan pada tiga fasilitas utama, yakni asrama santri yang mampu menampung sekitar 830 hingga 850 orang. Kemudian, masjid empat lantai berkapasitas sekitar 1.200 jemaah, serta gedung pendidikan yang terdiri atas sembilan ruang kelas.

Ia menjelaskan seluruh bangunan dirancang saling terhubung dan terintegrasi dengan mengedepankan standar keselamatan yang telah diperhitungkan secara matang oleh Kementerian Pekerjaan Umum bersama kontraktor pelaksana dan konsultan teknis. Pemerintah, lanjutnya, menjadikan aspek keselamatan sebagai prioritas utama dalam proses pembangunan kembali fasilitas pendidikan tersebut.

Langkah itu dilakukan menyusul tragedi ambruknya gedung musala di lingkungan Pondok Pesantren Al Khoziny pada 29 September 2025 yang menyebabkan 67 santri meninggal dunia. Selain pembangunan gedung utama, berbagai sarana pendukung juga tengah disiapkan, termasuk fasilitas sanitasi dan penyediaan air bersih guna menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman dan sehat bagi para santri.

AHY berharap pembangunan kembali pesantren tersebut dapat memperkuat proses pendidikan dan pembinaan akhlak. Sekaligus melahirkan generasi muda yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat.

Ia menambahkan, pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp122 miliar untuk pembangunan kembali Ponpes Al Khoziny. Sementara itu, pemerintah juga menggelontorkan anggaran sekitar Rp4 triliun untuk renovasi sekitar 1.400 madrasah di berbagai daerah di Indonesia.

"Pembangunan ini diharapkan tidak hanya menghadirkan fasilitas yang lebih baik. Tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh santri dalam menjalani proses pendidikan," ujar Agus.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....