Hubungan Arus Pendek Jadi Penyebab Ratusan Kejadian Kebakaran di Bekasi
- 23 Jun 2026 18:31 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Sebanyak 206 kejadian kebakaran sepanjang tahun 2025 disebabkan akibat korsleting listrik atau hubungan arus pendek.
- Hubungan arus pendek menjadi penyebab paling banyak terjadinya kebakaran di Kota Bekasi.
RRI.CO.ID, Kota Bekasi- Sebanyak 206 kejadian kebakaran dari total 314 kejadian kebakaran di Kota Bekasi sepanjang 2025 terjadi akibat hubungan arus pendek. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi, Heryanto.
Menurutnya, hubungan arus pendek atau korsleting listrik menjadi penyebab paling banyak terjadinya kejadian kebakaran di Kota Bekasi. Sementara penyebab kebakaran terbanyak lainnya yaitu akibat tabung gas atau Bahan Bakar Minyak (BBM) yang menyebabkan 43 kejadian kebakaran.
Selain itu, kebakaran juga banyak terjadi akibat human error yang angkanya mencapai 31 kejadian. Kemudian sampah 18 kejadian dan penyebab lainnya sebanyak 15 kejadian.
"Sepanjang tahun 2025 penyebab paling banyak kejadian kebakaran diakibatkan hubungan arus pendek atau korsleting listrik. Dari 314 kejadian kebakaran tercatat 206 kejadian kebakaran terjadi akibat korsleting listrik," katanya, Selasa, 23 Juni 2026.
Menurutnya, kejadian kebakaran di tahun 2025 cenderung menurun dibandingkan tahun 2024. Dari 341 kejadian pada tahun 2024 menjadi 314 kejadian di tahun 2025.
"Kejadian kebakaran pada tahun 2025 itu cenderung turun jika dibandingkan pada 2024. Namun demikian untuk penyelamatan kebakaran meningkat," katanya.
Sebagai langkah antisipasi terjadinya kejadian kebakaran, Disdamkarmat senantiasa melakukan edukasi seputar kebakaran. Sehingga masyarakat bisa melakukan langkah antisipasi atau pencegahan terhadap potensi kebakaran.
"Pastinya kita terus mengedukasi masyarakat tentang kebakaran. Termasuk membuka ruang informasi kepada warga bilamana terjadi kejadian kebakaran, sehingga setiap kejadian bisa diminimalisir dampaknya," ujarnya, mengakhiri pembicaraan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....