Stasiun JIS Diresmikan, Perkuat Integrasi Transportasi dan Aksesibilitas
- 23 Jun 2026 14:09 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Stasiun JIS pada 22 Juni 2026 sebagai upaya meningkatkan konektivitas transportasi publik
- Tanjung Priok dan mendukung akses langsung menuju kawasan Jakarta International Stadium
- Operasional terbatas Stasiun JIS dimulai 22 Juni 2026 dengan layanan kereta setiap 30 menit, mendukung peningkatan penggunaan transportasi publik
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Stasiun JIS di Jakarta Utara. Peresmian tersebut menjadi bagian upaya memperkuat konektivitas transportasi publik dan meningkatkan aksesibilitas menuju kawasan strategis Jakarta.
Stasiun JIS merupakan stasiun baru pada lintas Commuter Line Tanjung Priok relasi Jakarta Kota-Tanjung Priok. Lokasinya berada di antara Stasiun Ancol dan Stasiun Tanjung Priok pada jalur layanan tersebut.
Kehadiran stasiun baru ini memberikan akses langsung menuju kawasan Jakarta International Stadium bagi masyarakat. Akses tersebut terhubung melalui konektivitas dengan Stasiun Kampung Bandan dan Stasiun Jakarta Kota.
"Stasiun JIS terhubung dengan jaringan KRL yang lebih luas dan menjadikannya bagian dari ekosistem transportasi publik Jabodetabek yang terintegrasi. Stasiun ini adalah jawaban nyata atas kebutuhan mobilitas warga Jakarta yang terus berkembang," ujar Dudy dalam kegiatan ‘Aktivasi Operasional Terbatas Stasiun JIS’ di kawasan Sunter, Jakarta Utara, Senin, 22 Juni 2026.
Menurutnya, pembangunan setiap stasiun menjadi langkah penting mewujudkan Jakarta yang berkelanjutan dan efisien. Kehadiran fasilitas tersebut juga diharapkan mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi menuju transportasi publik.
"Sebagai wujud komitmen bersama dalam menghadirkan transportasi publik yang terintegrasi dengan kawasan strategis kota. Kerjasama antara Pemerintah Daerah dan Kementerian Perhubungan ini menjadi contoh kolaborasi dalam pembangunan transportasi nasional," katanya
Kementerian Perhubungan memastikan operasional Stasiun JIS berjalan sesuai standar keselamatan, keamanan, dan pelayanan. Melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian, pendampingan teknis dan evaluasi dilakukan selama masa operasional terbatas.
Sinergi Kementerian Perhubungan, Pemprov DKI Jakarta, PT Kereta Api Indonesia Persero, dan PT Kereta Commuter Indonesia menjadi faktor utama. Kolaborasi tersebut menjadi contoh pengembangan transportasi perkotaan yang mengutamakan integrasi antarlembaga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan kehadiran Stasiun JIS mendukung peningkatan penggunaan transportasi publik. "Ini adalah wujud nyata komitmen Pemprov DKI Jakarta menghadirkan transportasi publik yang lebih baik, lebih modern," ujar Pramono.
Pada tahap operasional terbatas, Commuter Line Tanjung Priok mulai berhenti di Stasiun JIS sejak 22 Juni 2026. Layanan tersebut mulai beroperasi pukul 13.00 WIB dengan frekuensi perjalanan setiap 30 menit.
Kereta melayani masyarakat setiap hari mulai pukul 05.30 WIB hingga 21.00 WIB. Operasional tersebut dihadirkan guna memberikan kemudahan mobilitas bagi masyarakat yang menggunakan transportasi publik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....