BPBD Duga Kebakaran Pabrik Sandal di Cipondoh karena Unsur Kelalaian
- 23 Jun 2026 07:05 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kebakaran yang melanda pabrik sandal di Jalan KH Agus Salim, Cipondoh, Kota Tangerang, diduga diakibatkan oleh unsur kelalaian dalam proses produksi.
RRI.CO.ID, Tangerang – Kebakaran yang melanda pabrik sandal PT Murni Karetindo Lestari di Cipondoh, Kota Tangerang, sudah berhasil dipadamkan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang menduga adanya unsur kelalaian yang memicu kobaran api.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, mengatakan dugaan itu berdasarkan informasi yang diperoleh dari beberapa karyawan perusahaan tersebut. Menurut dia, hal itu berawal proses penggilingan bahan baku.
Biasanya, setelah penggilingan, bahan-bahan tersebut lalu ditumpuk sebelum diolah lebih lanjut. “Jika penumpukan ini tidak dilakukan secara tepat, ini bisa membuat bahan tersebut jadi terbakar,” ujarnya, Senin 22 Juni 2026.
Mahdiar mengatakan saat ini api sudah dapat dipadamkan setelah petugas bekerja selama 21 jam. “Sejak sore hari teman-teman di lokasi mulai menggulung selang dan pada jam 19.30 WIB api dinyatakan padam,” ucapnya.
Mahdiar mengaku pihaknya sempat mengevakuasi warga sekitar yang lokasinya dekat dengan titik api selama proses pemadaman. Pihak BPBD Kota Tangerang juga mengimbau mereka untuk menggunakan masker akibat kepulan asap yang sangat pekat.
“Kami sudah sampaikan kepada petugas untuk sudah mengecek lokasi warga,” ujarnya. Ini karena asap yang tertiup angin langsung mengarah ke pemukiman warga.
Menurut Mahdiar, pihaknya belum dapat memperkirakan besaran kerugian akibat kebakaran tersebut. “Yang pasti korban jiwa nihil,” ujarnya menegaskan.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Andia Rahman, mengungkapkan kondisi yang menyebabkan proses pemadaman berlangsung lama. Menurut dia, area yang terbakar berisi sandal barang jadi, bahan baku padat sejenis karet, dan aneka cairan kimia penunjang produksi.
“Hal ini membuat proses pemadaman berlangsung lebih sulit dan memakan waktu lama,” ujarnya. Andia mengakui sejumlah petugas sempat mengalami kelelahan saat proses pemadaman, tetapi tidak sampai memerlukan perawatan serius.
Lurah Tanah Tinggi Kecamatan Cipondoh, Dewi Ratna Wati, mengatakan pihaknya turun langsung menangani warga di sekitar lokasi kebakaran. langsung menganti. “Kami membuka posko pengungsian dan juga memberikan masker kepada warga,” ujarnya.
Dewi menambahkan pihaknya masih mendata warga yang terdampak akibat kebakaran pabrik sandal tersebut. BPBD Kota Tangerang menerjunkan 95 personel dan 19 mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....