Kesulitan Air Bersih Pascagempa Sigi Teratasi
- 17 Jun 2026 20:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kesulitan air bersih usai gempa di Sigi, Sulawesi Tengah sementara sudah teratasi
- Hal itu karena sudah ada pengiriman tujuh tangki air bersih ke lokasi bencana
RRI.CO.ID, Jakarta - Kesulitan air bersih usai gempa di Sigi, Sulawesi Tengah sementara sudah teratasi. Hal itu karena sudah ada pengiriman tujuh tangki air bersih ke lokasi bencana.
“Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama Forkopimda dan BNPB telah menyalurkan bantuan air bersih ke wilayah terdampak. Sementara ada tujuh tangki air bersih yang sudah didistribusikan di Desa Kamarora,” kata Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, saat berbincang dengan Pro3 RRI, Rabu, 17 Juni 2026.
Selain kerusakan akibat gempa, warga Desa Kamarora juga menghadapi kesulitan mendapatkan air bersih. Longsor yang terjadi di kawasan pegunungan menutupi aliran sungai yang menjadi sumber air utama masyarakat setempat.
Sebagian besar warga memilih tetap berada di sekitar rumah masing-masing. Yakni dekat halaman luar rumah dibandingkan menempati lokasi pengungsian terpusat.
"Masyarakat tidak mau di tenda pengungsian umum. Sehingga pemerintah mengupayakan tenda di rumah masing-masing," katanya.
Pemerintah juga telah membuka sejumlah posko penanganan bencana di wilayah Palolo dan Nokilalaki. Hal tersebut guna mempercepat distribusi bantuan dan pelayanan kepada warga terdampak.
“Saat ini warga di sejumlah wilayah tengah memasuki masa panen kakao dan berbagai jenis buah-buahan. Jadi posko tersebut sekaligus untuk berjaga agar tidak terjadi penjarahan,” katanya.
| Baca juga: Gempa Magnitudo 2,3 Guncang Gayo Lues Aceh |
Meski demikian, kebutuhan mendesak yang menjadi perhatian pemerintah saat ini adalah perlengkapan untuk bayi dan ibu melahirkan. Di Desa Kamarora, seorang warga bahkan dilaporkan melahirkan di dalam tenda pengungsian.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....