Wali Kota Bekasi Pastikan Rencana Kenaikan Tarif Transjakarta masih Dikaji
- 16 Jun 2026 06:16 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pemprov Jakarta tengah mewacanakan rencana kenaikan tarif Transjakarta yang saat ini masih dikaji.
- Gubernur Jakarta, Pramono Anung mrencanakan kenaikan taif dari Rp3.500 menjadi Rp5.000 hingg Rp6.000.
RRI.CO.ID, Kota Bekasi- Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto memastikan rencana kenaikan tarif Transjakarta masih dikaji oleh Pemprov Jakarta. Dengan kata lain belum masuk tahap final berupa pengambilan keputusan.
Menurutnya, ia sudah mendiskusikan langsung rencana Pemprov Jakarta dengan Gubernur Jakarta, Pramono Anung. Dalam diskusi via telepon tersebut Pramono mengatakan, masih menghitung rencana kenaikan tarif tersebut.
"Pa Gubernur berbicara dengan saya, bahwa kita (Pemprov Jakarta) sedang hitung. Karena beban keuangan yang ditanggung Pemprov Jakarta cukup besar," katanya, Senin, 15 Juni 2026.
Tri menambahkan, bahwa Gubernur Jakarta mengaku tidak bisa serta merta menaikan tarif Transjakarta. Karena hal itu berkaitan dengan kepentingan Jakarta mengurangi kemacetan melalui penyediaan layanan transportasi publik.
Namun demikian, Tri menyebut bahwa Pemprov Jakarta tetap harus mempertimbangkan betul kemampuan finansialnya. Mengingat kondisi ekonomi saat ini yang dalam situasi tidak baik-baik saja.
Sehingga kata Tri, Pramono dalam diskusinya akan mempertimangkan kenaikan tarif Transjakarta. Yakni dari Rp3.500 menjadi Rp5.000 hingga Rp6.000.
"Untuk menghindari kemacetan ini tentu harus didukung alat transportasi yang baik. Tentu juga harus memikirkan tentang kemampuan, karena ekonomi hari ini tidak baik-baik saja," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....