ASDP Tambah Kapal Urai Antrean di Lintasan Padang Bai-Lembar
- 15 Jun 2026 23:17 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- ASDP mengerahkan kapal tambahan dan mempercepat siklus layanan penyeberangan di Selat Bali. Guna mengurai antrean kendaraan di lintasan Padang Bai, Bali–Lembar NTB.
- Windy Andale mengatakan pihaknya bersama regulator dan seluruh operator kapal melakukan penguatan layanan melalui penambahan kapasitas angkut secara bertahap.
- Kepadatan tersebut dipicu oleh penghentian sementara operasional kapal milik PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) yang melayani lintasan Tanjung Wangi, Banyuwangi–Gili Mas, Lombok.
RRI.CO.ID, Jakarta - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengerahkan kapal tambahan dan mempercepat siklus layanan penyeberangan di Selat Bali. Guna mengurai antrean kendaraan di lintasan Padang Bai, Bali–Lembar, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang mengalami peningkatan trafik akibat pengalihan arus transportasi.
Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, mengatakan pihaknya bersama regulator dan seluruh operator kapal melakukan penguatan layanan melalui penambahan kapasitas angkut secara bertahap. “Pada Jumat (13/6), dua kapal tambahan mulai dioperasikan di lintasan tersebut, disusul satu kapal tambahan pada Sabtu (14/6),” kata Windy dalam keterangannya, Senin 15 Juni 2026.
Menurut Windy, lonjakan trafik kendaraan dan penumpang mulai terlihat sejak Jumat dan mencapai puncaknya pada Minggu (14/6) siang. Saat itu, antrean kendaraan menuju Pelabuhan Padang Bai sempat mencapai sekitar tiga kilometer.
Kepadatan tersebut dipicu oleh penghentian sementara operasional kapal milik PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) yang melayani lintasan Tanjung Wangi, Banyuwangi–Gili Mas, Lombok. Kondisi itu membuat sebagian arus kendaraan beralih ke lintasan Padang Bai–Lembar.
Merespons situasi tersebut, ASDP bersama Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) dan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) melakukan pemantauan trafik secara real time. Serta penyesuaian pola operasi.
“Ketika terjadi peningkatan signifikan, kami segera melakukan penyesuaian pola operasi melalui penambahan kapasitas layanan dan percepatan waktu sandar. Sehingga kapasitas angkut dapat meningkat dan antrean dapat segera terurai,” ujar Windy.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah menekan waktu sandar (port time) menjadi sekitar 1,5 jam sehingga kapal dapat melakukan lebih banyak perjalanan dalam periode yang sama. “Upaya ini terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas angkut dan mempercepat pelayanan,” katanya.
General Manager ASDP Cabang Lembar, Handoyo Priyanto, menjelaskan penguatan layanan kembali dilakukan saat antrean mencapai puncaknya pada Minggu siang. Yakni, dengan mengoperasikan KMP Naraya dan KMP Shita Giri Nusa milik operator swasta.
Selanjutnya, pada Minggu malam hingga Senin pagi, layanan diperkuat melalui pengoperasian KMP Parama Kalyani, KMP Sindu Dwitama, dan KMP Athayana. Penambahan armada tersebut dinilai berhasil meningkatkan kapasitas angkut dan mempercepat penguraian antrean kendaraan.
“Berkat langkah percepatan tersebut, kondisi antrean mulai berangsur terurai sejak Minggu malam dan terus membaik hingga Senin pagi. Saat ini, arus kendaraan dan penumpang di lintasan Padang Bai–Lembar telah kembali terkendali dengan pelayanan penyeberangan yang berjalan normal,” kata Handoyo.
Saat ini lintasan Padang Bai–Lembar dilayani oleh 24 unit kapal, termasuk armada ASDP yakni KMP Roditha dan KMP Portlink II. Dari total armada tersebut, empat kapal tengah menjalani docking untuk memastikan aspek keselamatan, keandalan operasional, dan kualitas layanan tetap terjaga.
Sepanjang Januari hingga Mei 2026, lintasan Padang Bai–Lembar pulang-pergi telah melayani 122.748 penumpang dan 271.707 kendaraan. Capaian tersebut menegaskan peran strategis lintasan itu sebagai penghubung utama mobilitas masyarakat, distribusi logistik, dan aktivitas ekonomi antarpulau.
“Sebagai jembatan penyeberangan nasional, kami akan terus menjaga keandalan layanan. Ini sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas Indonesia,” ujar Handoyo.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....