Hari Lingkungan Hidup 2026, Jakarta Gelar Aksi Pemadaman Lampu Serentak

  • 13 Jun 2026 21:54 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pemprov DKI Jakarta menggelar aksi pemadaman lampu selama 60 menit dalam rangka Hari Lingkungan Hidup 2026
  • Aksi dilakukan di sejumlah ruas jalan protokol dan ikon Jakarta untuk mendukung penghematan energi
  • Kegiatan serupa sebelumnya berhasil menghemat 96,91 MWh listrik dan menekan emisi 77,53 ton CO2e

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengajak masyarakat mematikan lampu selama 60 menit pada Sabtu malam, 13 Juni 2026. Aksi tersebut merupakan bagian dari upaya penghematan energi dan pengurangan emisi karbon dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup 2026.

Pemadaman lampu dijadwalkan berlangsung mulai pukul 20.30 WIB hingga 21.30 WIB. Pemprov DKI Jakarta menilai partisipasi masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung keberlanjutan lingkungan perkotaan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Dudi Gardesi mengatakan kebiasaan hemat energi perlu menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Menurutnya, langkah sederhana yang dilakukan bersama-sama dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan.

"Kami mengajak seluruh masyarakat menjadikan hemat energi sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari. Ini demi Jakarta yang lebih sehat dan nyaman untuk generasi mendatang," kata Dudi dalam keterangan tertulis, Sabtu, 13 Juni 2026.

Aksi pemadaman lampu tersebut juga mengacu pada Instruksi Gubernur Nomor 14 Tahun 2021. Kebijakan itu mengatur pelaksanaan pemadaman lampu dalam rangka penghematan energi dan pengurangan emisi karbon.

Pemadaman lampu dilakukan di sejumlah ruas jalan protokol dan kawasan ikonik Jakarta, antara lain:

- Monumen Nasional (Monas)

- Patung Arjuna Wiwaha

- Patung Selamat Datang di Bundaran Hotel Indonesia (HI)

- Patung Pemuda

- Patung Jenderal Sudirman

- Kawasan Balai Kota DKI Jakarta

Pemprov DKI Jakarta menyebut kegiatan serupa sebelumnya telah memberikan dampak positif terhadap penghematan energi. Pada pelaksanaan 25 April 2026 lalu, penghematan listrik tercatat mencapai 96,91 MWh.

Aksi tersebut juga menghasilkan efisiensi biaya listrik sebesar Rp140,2 juta. Selain itu, emisi karbon berhasil ditekan hingga 77,53 ton CO2e.

Pemerintah menilai partisipasi masyarakat menjadi kunci penting dalam upaya penghematan energi. Langkah sederhana tersebut dinilai memberi manfaat besar jika dilakukan secara konsisten dan bersama-sama.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....