Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Laut Sulawesi, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
- 13 Jun 2026 10:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Gempa bumi tektonik bermagnitudo 5,2 mengguncang wilayah Laut Sulawesi, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, Sabtu 13 Juni 2026 pukul 09.05 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, mengatakan episenter gempa berada pada koordinat 5,73 derajat Lintang Utara dan 125,24 derajat Bujur Timur. Berpusat sekitar 108,83 kilometer di utara Kepulauan Marore, Kabupaten Kepulauan Sangihe, dengan kedalaman 36 kilometer.
Ia menjelaskan dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa berjenis gempa dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng. "Gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik atau oblique thrust,” kata Wijayanto dalam keterangan tertulis, Sabtu 13 Juni 2026.
BMKG mencatat guncangan gempa dirasakan pada skala II hingga III MMI. Yakni di Kepulauan Marore, Kepulauan Sangihe, serta Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud.
Hingga saat ini belum terdapat laporan kerusakan akibat gempa tersebut. BMKG juga menegaskan hasil pemodelan menunjukkan gempa tidak berpotensi tsunami.
Menurut Wijayanto, gempa M5,2 tersebut merupakan bagian dari rangkaian gempa susulan sebelumnya. “Gempa bumi ini merupakan rangkaian susulan dari gempa bumi M7,7 di Mindanao, Filipina.
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Masyarakat juga diminta mengikuti informasi resmi yang dikeluarkan BMKG melalui kanal komunikasi yang telah terverifikasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....